Iran bantah serang kilang minyak Saudi Aramco

Photo of author

By AdminTekno

Pemerintah Iran membantah terlibat dalam serangan terhadap kilang minyak bumi milik Saudi Aramco di Arab Saudi, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, dalam wawancara dengan CNN pada Selasa (3/3).

“Kami tidak bertanggung jawab atas itu. Iran tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap instalasi minyak di Arab Saudi. Kami telah secara resmi mengumumkan hari ini bahwa itu bukan salah satu target angkatan bersenjata Iran,” tegasnya.

Takht-Ravanchi menambahkan bahwa fasilitas energi Arab Saudi tidak pernah masuk dalam daftar target militer Iran.

Pernyataan ini muncul setelah laporan mengenai insiden di fasilitas Aramco memicu lonjakan harga minyak global dan meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan, terutama di sekitar Selat Hormuz. Kilang Aramco di Ras Tanura merupakan pemasok solar utama di Eropa.

Kantor berita Bloomberg melaporkan fasilitas Aramco di Ras Tanura telah menerima serangan misil drone pada Senin (2/3). Akibatnya, Aramco harus menghentikan operasi di Ras Tanura dengan kapasitas produksi 550ribu barel per hari untuk memeriksa kerusakan di pabrik.

Meski demikian, Aramco masih belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak serangan ke operasional perusahaan.

Hingga kini, belum ada pula bukti publik yang secara definitif mengaitkan Iran dengan serangan tersebut.

Leave a Comment