Iran beri penjelasan ke negara Teluk soal serangan yang terjadi

Photo of author

By AdminTekno

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pandangannya, terkait serangan negerinya ke sejumlah negara-negara di Teluk Arab, usai negerinya digempur Israel-Amerika Serikat (AS). Pezeshkian menyebut, ia tak punya pilihan lain selain membela diri.

“Yang Mulia, para Kepala Pemerintahan negara-negara tentagga. Kami sudah berjuang bersama Anda, lewat diplomasi untuk menghindari perang. Tapi, militer Zionis-AS tetap melakukan agresi militer, yang membuat kami tak punya pilihan selain mempertahankan diri,” kata Pezeshkian, lewat akun X nya, @drpezeshkian, Kamis (5/3).

Saat serangan terjadi, Iran dan Amerika Serikat sebenarnya tengah menjalani perundingan di Jenewa yang dimediasi Oman.

Pezeshkian tak menyinggung atau meminta maaf atas eskalasi yang terjadi. Namun, ia menyatakan tetap menghormati kedaulatan negara-negara tetangga serta menghargai integritas teritorial negara-negara itu.

“Kami menghormati kedaulatan kalian, dan kami percaya bahwa keamanan dan stabilitas kawasan harus dicapai lewat upaya kolektif bersama para negara-negara anggota,” ucap Pezeshkian.

Serangan di sejumlah negara-negara Teluk Arab memang terjadi. Negara-negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, mengalami serangan usai Israel-AS menghantam Iran pada Sabtu (28/2).

Sejumlah korban tercatat, ada 16 orang luka-luka di Qatar, 3 orang tewas di UEA, dan 18 luka-luka di Kuwait.

Namun serangan ini bukan tanpa alasan. Di sejumlah negara tersebut, terdapat pangkalan bersama yang digunakan militer AS.

Iran jauh hari sudah menyatakan, jika mereka diserang AS maka mereka akan membalasnya dengan menyerang basis-basis militer AS di negara Teluk.

Berikut daftar pangkalan yang digunakan militer AS di Teluk:

Qatar

  • Al Udeid Air Base, pangkalan Komando Timur Tengah (CENTCOM)

Bahrain

  • Naval Support Activity Bahrain, pangkalan Armada ke-5 AS

Kuwait

  • Camp Arifjan

  • Ali Al Salem Air Base

  • Ahmad al-Jaber Air Base

  • Camp Buehring

Uni Emirat Arab

  • Al Dhafra Air Base

  • Jebel Ali Port

Irak

  • Ain al-Asad Air Base

  • Erbil Air Base

Arab Saudi

  • Prince Sultan Air Base di Al‑Kharj, sekitar 77 km di tenggara Riyadh.

Yordania

  • Muwaffaq al-Salti Air Base

Leave a Comment