
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth meminta masyarakat Iran tidak melakukan aksi protes di tengah operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.
Hegseth mengatakan, situasi saat ini tidak aman bagi warga untuk turun ke jalan karena operasi militer masih berlangsung di sejumlah wilayah.
“Jangan keluar dan berdemonstrasi ketika bom sedang berjatuhan di Teheran dan di tempat lain,” kata Hegseth saat berbicara di markas United States Central Command di Florida, dikutip dari CNN, Jumat (6/3).

Meski demikian, ia mengatakan akan ada waktu di mana rakyat Iran atau Presiden AS Donald Trump menentukan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk bangkit melawan pemerintah Iran.
“Pada akhirnya akan ada saatnya ketika peluang itu dimanfaatkan oleh mereka yang menginginkan Iran yang bebas,” ujarnya.
Hegseth juga menyebut, operasi militer yang dilakukan AS dan Israel menargetkan, kelompok yang selama ini menindak para demonstran di Iran.
Menurutnya, pelemahan kemampuan aparat tersebut dapat membuka peluang bagi masyarakat Iran untuk melawan pemerintah.
Komandan CENTCOM: Warga Iran Sebaiknya Tetap di Rumah
Pernyataan serupa disampaikan Komandan CENTCOM Brad Cooper.
Ia mengatakan, saat ini operasi militer terhadap berbagai target di Iran masih berlangsung sehingga warga sipil diminta tetap berada di rumah.
“Ada banyak kemampuan militer AS dan Israel yang sedang bergerak. Kami menyerang banyak target, sehingga hal terbaik yang bisa dilakukan masyarakat saat ini adalah tetap tenang,” kata Cooper.
