Trump klaim punya hak tentukan pemimpin baru Iran

Photo of author

By AdminTekno

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim memiliki hak untuk ikut menentukan siapa pemimpin baru di Iran. Hingga Kamis (5/3), serangan AS dan Israel ke Iran semakin intensif.

Pernyataan Trump disampaikan saat melakukan wawancara via telepon dengan kantor berita Reuters. Trump menyebut putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yakni Mojtaba Khamenei, bukan calon yang didukungnya.

Padahal Mojtaba digadang-gadang sebagai calon terkuat Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya yang tewas akibat serangan AS–Israel pada Sabtu (28/2) lalu.

“Kami ingin terlibat dalam proses pemilihan sosok yang akan memimpin Iran di masa depan,” ujar Trump seperti dikutip dari Reuters.

Sampai saat ini Iran masih belum mengumumkan siapa pengganti Khamenei, yang juga belum dimakamkan. Khamenei tewas dalam serangan hari pertama AS–Israel yang menargetkan ibu kota Teheran.

Padahal sejak awal Maret lalu sejumlah pejabat tinggi Iran menyatakan pemilihan pengganti Khamenei akan digelar sesegera mungkin.

Bahkan pada 1 Maret 2026, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan dewan khusus telah memulai proses memilih pengganti Khamenei.

Leave a Comment