1.322 warga sipil di Iran tewas akibat serangan Israel-AS

Photo of author

By AdminTekno

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengungkapkan sebanyak 1.322 warga sipil tewas akibat serangan gabungan Israel-AS ke negaranya, Jumat (6/3).

Iravani menambahkan, selain korban jiwa, ribuan warga Iran lainnya juga menderita luka-luka.

Berbicara dengan sejumlah jurnalis di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Iravani menyebut AS dan Israel sengaja menargetkan warga sipil. Sedangkan Iran, saat membalas serangan, hanya menargetkan situs militer.

Ia menyebut Iran sama sekali tidak pernah menargetkan serangan ke kepentingan negara-negara tetangganya. Oleh karena itu, mereka akan menggelar investigasi internal atas tuduhan serangan yang menyasar situs nonmiliter.

“Penilaian awal kami menunjukkan bahwa beberapa insiden ini mungkin diakibatkan oleh pencegahan atau gangguan oleh sistem pertahanan Amerika Serikat, yang dapat mengalihkan sasaran dari target militer yang dimaksud,” kata Iravani seperti dikutip dari Reuters.

Iravani juga merespons keinginan Donald Trump untuk ikut campur dalam pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan Ali Khamenei yang terbunuh akibat serangan AS dan Israel.

Iravani menyebut keinginan Trump tersebut sebagai pelanggaran terhadap prinsip nonintervensi dalam urusan dalam negeri negara lain.

“Pemilihan pemimpin Iran akan berlangsung sepenuhnya sesuai dengan prosedur konstitusional kami dan semata-mata atas kehendak rakyat Iran tanpa campur tangan asing,” tegas dia.

Leave a Comment