Ringkasan Berita:
- Yura Yunita ungkap mimpi terakhir Vidi Aldiano yang ingin menjalankan ibadah haji bareng teman-temannya
- Kini mimpi tersebut pupus lantaran Vidi Aldiano telah berpulang pada Sabtu (7/3/2026)
- Yura Yunita menyebut Vidi Aldiano sosok yang baik dan sangat peduli teman
Kita Tekno – Dunia musik Tanah Air tengah diselimuti duka.
Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Pelantun berbagai lagu populer itu mengembuskan napas terakhir pada usia 35 tahun.
Selama beberapa tahun terakhir, ia diketahui berjuang menghadapi kanker ginjal yang perlahan menggerogoti kesehatannya.
Kepergian penyanyi bernama lengkap Oxavia Aldiano tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat dekat, tetapi juga bagi para penggemarnya yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di industri musik Indonesia.
Jenazah Vidi dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026) pagi.
Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana penuh haru, diiringi doa serta tangis keluarga dan kerabat yang mengantarkan kepergian sang musisi ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Sejumlah rekan sesama musisi tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Salah satunya adalah penyanyi Yura Yunita yang datang untuk melepas sahabatnya tersebut.
Di tengah suasana duka, Yura mengenang Vidi sebagai sosok yang dikenal memiliki kepedulian besar terhadap orang-orang di sekitarnya.
Bagi Yura, Vidi bukan hanya seorang musisi berbakat, tetapi juga pribadi yang hangat dan selalu memikirkan orang lain.
Pelantun lagu Tutur Batin itu mengaku selama mengenal Vidi, ia melihat bagaimana sahabatnya tersebut selalu menempatkan perhatian besar kepada orang-orang di sekelilingnya.
“Pokoknya aku bersaksi, dia orang yang sangat baik, sangat peduli sama semua orang yang di sekitarnya,” ujar Yura Yunita, dikutip Tribunnews dari YouTube Cumicumi, Minggu (8/3/2206).
Menurut Yura, kepedulian Vidi terhadap orang lain bahkan kerap terlihat lebih besar dibandingkan perhatian yang ia berikan kepada dirinya sendiri.
Sikap itulah yang membuat banyak orang merasa kehilangan atas kepergian sosok yang dikenal ramah dan penuh perhatian tersebut.
“Lebih peduli sama semua orang yang di sekitarnya daripada dirinya sendiri,” lanjutnya.
Yura juga mengungkapkan bahwa ia dan Vidi sempat memiliki mimpi yang ingin mereka wujudkan bersama.
Namun, keinginan tersebut kini menjadi kenangan yang belum sempat terealisasi.
“Terakhir kita mimpi bareng-bareng, pengin haji bareng-bareng. Lalu dua hari sebelum berpulang sempat nulis sesuatu.”
“Awalnya kita janjian sore ini mau ketemu, tapi ternyata ketemunya langsung di tempat istirahat terakhir,” terangnya.
Meski merasa kehilangan, wanita berusia 34 tahun ini mencoba memaknai kepergian sahabatnya itu dengan penuh keikhlasan.
Ia menilai Vidi meninggal dalam waktu yang baik dan berharap sahabatnya mendapatkan akhir yang baik pula.
“Alhamdulillah, meninggal dengan indah. Di hari yang indah, di hari turunnya Al-Qur’an, di bulan puasa juga. Jadi insyaallah husnul khatimah,” pungkasnya.
Detik-detik Vidi Aldiano Dimakamkan, Sheila Dara Dipapah
Jenazah Vidi Aldiano telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Jenazah Vidi tiba setelah disalatkan di masjid sekitar rumah.
Prosesi pemakaman Vidi diiringi keluarga, sahabat, hingga masyarakat yang ingin menyaksikan jenazah sang musisi untuk kali terakhir.
Di antara pelayat, sosok istri Vidi, Sheila Dara menjadi yang paling disorot.
Sheila terlihat tegar meski harus dipapah oleh seorang kerabat saat berjalan menuju makam.
Ia tampil dalam balutan selendang biru yang ditutupkan di kepala.
Wajahnya tampak ditutupi dengan masker.
Jasad Vidi kemudian diletakkan di sisi makam sebelum akhirnya dimasukkan perlahan ke liang lahat.
Hujan mengguyur cukup deras mengiringi pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir.
Pelayat yang hadir datang membawa payung.
Sementara tanah merah di sekitar makam juga terlihat becek karena derasnya hujan.
Iringan doa juga dilantunkan saat prosesi pemakaman dilakukan.
Suasana berlangsung khidmat saat lantunan Alfatihah dan doa-doa dipanjatkan.
Diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia setelah enam tahun melawan kanker ginjal.
Pencipta lagu dan politisi Melly Goeslaw mengabarkan berita duka ini.
“Innalillahi wainailaihi rojiun
Selamat jalan @vidialdiano. Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya. Namun kamu terpilih olehNya. InsyaAllah Surga tempatmu,” demikian ditulis Melly Goeslaw di akun instagramnya.
Kabar meninggalnya Vidi Aldiano juga dibenarkan pihak keluarga.
Melalui pesan singkat, keluarga mengabarkan kepada awak media membenarkan bahwa Vidi berpulang pada pukul 16.33 WIB.
“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO,” bunyi pesan tersebut.
Disebutkan Vidi meninggal Sabtu (7/3/2026) sore jelang buka puasa.
“Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” lanjutnya.
(TribunTrends/Tribunnews/Rinanda)
Jangan lewatkan berita-berita TribunTrends.com tak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook