Kapolri: Puncak arus balik capai 256 ribu kendaraan, lampaui tahun lalu

Photo of author

By AdminTekno

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah tercatat terjadi pada Selasa malam (24/3), dengan jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta mencapai angka tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi tadi malam menjadi puncak tertinggi untuk arus balik dengan jumlah 256.338 kendaraan. Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan,” ujar Sigit.

Hal itu disampaikan Sigit saat hadir langsung dalam konferensi pers di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga Rabu siang, total kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai sekitar 2.040.000 unit. Angka ini masih menyisakan sekitar 481 ribu kendaraan dari total 2.521.229 kendaraan yang sebelumnya keluar dari Jakarta saat arus mudik.

“Per tadi malam, ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta,” jelasnya.

Menurut Sigit, meski puncak arus balik telah terlewati, potensi kepadatan masih akan terjadi, terutama menjelang puncak susulan yang diprediksi jatuh pada 28 dan 29 Maret.

Untuk itu, Polri bersama pemangku kepentingan terus melakukan rekayasa lalu lintas berdasarkan indikator volume capacity (VC ratio), seperti contraflow hingga penerapan one way nasional.

“Baru saja untuk Gerbang Tol Kalikangkung saat ini kita sedang bergeser dari one way nasional akan kita ubah menjadi one way sepenggal,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri saat berkendara, khususnya dalam kondisi lelah atau mengantuk, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus balik.

“Mohon untuk terus diingatkan, untuk tidak memaksakan diri yang ngantuk agar beristirahat sebentar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwanto, menyebut capaian arus balik tahun ini masih dalam kondisi terkendali Meski terjadi lonjakan signifikan.

“Melihat arus kebangkitan berangkat pada waktu itu mencapai yang tertinggi dalam sejarah 270.000. Kemarin mencapai di angka 256.338. Artinya di dalam jumlah 256.000 seperti juga puncak mudik balik tahun lalu 258.000 pengendalian rekayasa lalin yang dilakukan bisa memberikan kenyamanan masyarakat,” kata Rivan.

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan program diskon tarif tol yang berlaku pada 26 dan 27 Maret guna menghindari penumpukan kendaraan di puncak arus balik susulan.

“Manfaatkan diskon tarif tol tanggal 26 dan 27 sehingga kepadatan tidak diperlukan lagi di tanggal 28 dan 29,” ujarnya.

Dalam konferensi pers tersebut hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Turut hadir pula Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Mohammad Fadil Imran, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Leave a Comment