Pleidoi Ammar Zoni: Demi Allah saya bukan bandar

Photo of author

By AdminTekno

Terdakwa Ammar Zoni membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam sidang kasus dugaan peredaran narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/4).

Di hadapan majelis hakim, mantan suami Irish Bella ini tegas membantah tuduhan sebagai pengedar atau bandar narkoba. Berurai air mata, Ammar Zoni bersumpah hanyalah seorang pecandu yang butuh pertolongan.

Ia merasa tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta sangat tidak adil bagi seorang penyalahguna narkoba.

“Demi Allah, saya tidak seperti yang dituduhkan. Demi Allah saya bukan seorang bandar. Demi Allah saya tidak pernah sekali pun menjual atau menjadi perantara, atau memiliki bahkan menyimpan barang tersebut seperti yang dituduhkan,” tegas Ammar.

Bongkar Peredaran Narkoba dalam Lapas

Ammar mengaku selama di dalam Rutan Salemba ia melihat sarang narkoba. Ia mengaku sulit sembuh di lingkungan tempat narkoba tersedia sangat mudah.

“Di sanalah tempat sarangnya, semua jenis narkoba. Sungguh sangat berat untuk menghindari itu semua. Narkoba pun rasanya seperti beli kacang goreng, mudah sekali didapat dengan harga yang relatif murah,” jelas Ammar.

Ammar mengaku kalah melawan adiksi saat berada di lingkungan tersebut karena statusnya sebagai orang yang sedang sakit secara mental.

Ammar lalu memohon kepada majelis hakim agar mempertimbangkan masa depannya sebagai seorang ayah dan seniman.

“Saya mohon dengan tulus atas nasib saya agar Majelis Hakim mempertimbangkan umur saya, masa depan saya, karier saya, keluarga saya, anak-anak saya yang masih kecil dan butuh bapak kandungnya. Bukan sebagai seorang penjahat yang pantas dihancurkan hidupnya,” pinta Ammar.

Secara khusus, Ammar juga meminta maaf kepada anak-anaknya, Air dan Amala. Ia merasa membuang waktu yang seharusnya ia gunakan untuk melihat tumbuh kembang mereka.

“Maafkan Daddy, Nak. Atas semua waktu kebersamaan yang sudah banyak terbuang. Daddy janji besok lusa Daddy akan tebus semua waktu yang pernah hilang,” janji Ammar.

Leave a Comment