Indonesia runner-up Piala AFF Futsal 2026, takluk 1-2 dari Thailand pada partai final

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – , JAKARTA — Timnas futsal Indonesia harus merelakan gelar juara usai takluk 1-2 dari Thailand pada final Kejuaraan ASEAN Futsal Championship atau Piala AFF Futsal 2026 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Ahad (12/4/2026). Hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar juara yang didapatkan pada edisi sebelumnya.

Walau kalah, apresiasi tinggi layak diberikan kepada tim dan pelatih Hector Souto. Disebut-sebut turun dengan kekuatan lapis kedua dengan sejumlah pemain muda, timnas futsal Indonesia mampu mengalahkan lawan-lawan tangguh untuk kembali ke partai final.

Kekalahan dari Thailand juga bukan karena Indonesia bermain buruk. Faktor keberuntungan dan tiupan wasit cukup menentukn hasil akhir.

Jalannya laga

Laga berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Indonesia mengambil inisiatif menyerang dan menciptakan beberapa peluang, termasuk lewat sepakan Guntur Ariwibowo yang belum menemui sasaran. Thailand perlahan keluar dari tekanan dan mulai mengancam, salah satunya melalui percobaan Muhammad Osamanmusa yang masih melebar.

Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17. Andres Dwi Persada Putra mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Adityas Priambudi Wibowo. Namun, keunggulan itu sirna di detik akhir babak pertama setelah Itticha Praphaphan menyamakan kedudukan lewat penalti yang tak mampu dibendung kiper Angga Ariansyah.

Memasuki babak kedua, permainan berlangsung lebih seimbang. Kedua tim saling berhati-hati dan minim peluang bersih. Thailand kemudian berbalik unggul pada menit ke-31 melalui tembakan keras Panut Kittipanuwong yang dengan skill individunya berhasil menembus gawang Indonesia.

Indonesia berusaha merespons cepat. Peluang emas didapat melalui sepakan Andarias Kareth, namun masih mampu ditepis kiper Theerawat Kaewwilai. Indonesia menerapkan skema power play yang beberapa kali buntu karena operan akhir tak akurat. Ada juga momen emas saat skema yang membuat kiper naik membantu serangan ini berhasil, tapi penyelesaian akhir pemain Indonesia hanya membentur tiang.

Hasil ini menegaskan dominasi Thailand di kawasan Asia Tenggara. Gelar 2026 menjadi trofi ke-17 bagi mereka sepanjang sejarah kejuaraan futsal Asia Tenggara, memperpanjang tradisi panjang sebagai kekuatan utama futsal regional.

Sebaliknya, Indonesia harus mengubur ambisi mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2024 saat menundukkan Vietnam di partai final. Meski gagal juara, performa sepanjang turnamen tetap menunjukkan perkembangan serta bukti bahwa Indonesia punya banyak lapisan pemain yang siap membela Merah Putih. 

Leave a Comment