Demo Bandung Ricuh: Wali Kota Minta Perhatikan Aspirasi Rakyat

Photo of author

By AdminTekno

Kericuhan dalam unjuk rasa gabungan pengemudi ojek daring dan mahasiswa di Kota Bandung, Jawa Barat, menyisakan keprihatinan mendalam. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai peristiwa tersebut sebagai momentum introspeksi bagi pemerintah, khususnya dalam hal mendengarkan aspirasi rakyat. “Mudah-mudahan ini jadi pelajaran untuk kami semua yang mengelola pemerintahan agar betul-betul memperhatikan dan mendengarkan suara dari masyarakat,” ujarnya di Bandung, Sabtu lalu.

Farhan mengungkapkan kesedihannya melihat kerusakan sejumlah bangunan dan fasilitas umum akibat aksi demonstrasi yang berujung ricuh. “Ini rasa sedih saya karena kota yang kita cintai ini menjadi secara fisik terkoyak. Tapi saya yakin secara jiwa Kota Bandung dan warganya tidak akan pernah terkoyak dan selalu bersatu,” tegasnya. Pemerintah Kota Bandung pun bergerak cepat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan dan lampu lalu lintas yang menjadi korban aksi anarkis tersebut. Perbaikan ini diprioritaskan mengingat fungsinya yang vital bagi kehidupan masyarakat.

Kerusakan yang terjadi cukup signifikan. Setidaknya lima bangunan mengalami kerusakan berat, antara lain rumah aset milik MPR RI di Jalan Diponegoro, rumah makan Sambara, sebuah rumah warga di Jalan Gempol, dan dua kantor bank di Jalan Ir. H. Juanda. “Dari pengecekan yang dilakukan, setidaknya ada lima bangunan rusak berat setelah dibakar hingga dilempari batu oleh para demonstran,” kata Farhan menjelaskan dampak dari kericuhan tersebut.

Meskipun demikian, Farhan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan terkendali. Baik pasar tradisional maupun ritel modern dipastikan memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Suplai bahan makanan pokok semuanya masih tersedia dengan sangat baik,” ujarnya, menepis kekhawatiran akan kelangkaan pangan pasca kerusuhan.

Terakhir, ia menambahkan bahwa Pemkot Bandung terus menjalin komunikasi intensif dengan kepolisian, TNI, dan Forkopimda di Kota Bandung maupun Jawa Barat untuk memastikan keamanan dan ketertiban umum tetap terjaga pasca kejadian tersebut. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan kembali suasana kondusif di Kota Bandung.

Daftar Isi

Ringkasan

Demo gabungan pengemudi ojek daring dan mahasiswa di Bandung berujung ricuh, mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan dan fasilitas umum. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan keprihatinan dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk lebih memperhatikan aspirasi rakyat. Pemerintah Kota Bandung langsung memperbaiki infrastruktur yang rusak, memprioritaskan fasilitas vital.

Kerusakan meliputi lima bangunan yang mengalami kerusakan berat akibat pembakaran dan pelemparan batu. Meskipun demikian, Wali Kota memastikan ketersediaan bahan pangan aman dan terkendali. Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban pasca kejadian.

Leave a Comment