
Tangis Deddy Corbuzier pecah saat mengenang sosok Vidi Aldiano menjadi berita populer sepanjang Minggu (8/3) kemarin.
Selain itu, momen Sheila Dara di pemakaman Vidi Aldiano juga jadi sorotan.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Tangis Deddy Corbuzier Pecah Kenang Vidi Aldiano: Semua Bersaksi Dia Orang Baik
Kepergian Vidi Aldiano tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tapi juga sahabat dekatnya di industri hiburan, termasuk Deddy Corbuzier. Deddy yang hadir di TPU Tanah Kusir tak kuasa menahan air mata saat mengenang sosok Vidi, yang disebutnya sebagai orang baik dan selalu berusaha menghibur orang lain, bahkan di tengah perjuangannya melawan penyakit.
Momen haru itu terjadi usai Deddy memberikan salam perpisahan terakhir untuk Vidi. Ia sempat berbagi cerita tentang sosok Vidi yang dikenal sebagai ‘Duta Persahabatan’ karena kepribadiannya yang ekstrovert, hangat, dan jenaka.
Vidi juga meninggalkan jejak manis sebagai podcaster di Podhub, program yang ia garap bersama Deddy. Kepergiannya dari Podhub pada November 2025 lalu untuk fokus pada pemulihan fisik ternyata menjadi perpisahan yang lebih mendalam dari yang dibayangkan.
2. Momen Sheila Dara di Pemakaman Vidi Aldiano
Suasana duka yang mendalam menyelimuti prosesi pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir. Di tengah lautan pelayat yang hadir, sorotan tertuju pada sosok sang istri, Sheila Dara, yang berusaha tegar menghadapi kenyataan pahit ini. Dengan tatapan kosong, Sheila menyambut setiap ucapan belasungkawa, menunjukkan kekuatan di tengah kesedihan yang tak terkira.
Sebelum dimakamkan, jenazah Vidi sempat disemayamkan dan disalatkan di kawasan Cilandak. Sheila, bersama sang mertua, Harry Kiss, menunjukkan ketabahan yang luar biasa sepanjang prosesi. Kepergian Vidi di usia 35 tahun, setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 sejak 2019, menjadi pukulan berat bagi orang-orang terdekatnya, namun mereka tetap berusaha mengikhlaskan kepergian pelantun ‘Nuansa Bening’ tersebut.
3. Isak Tangis Keluarga dan Kerabat Iringi Pemakaman Vidi Aldiano
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3), dipenuhi isak tangis keluarga dan kerabat. Sejak jenazah tiba dengan iring-iringan ambulans sekitar pukul 08.15 WIB, suasana haru sudah sangat terasa. Banyak rekan artis seperti Farhan, Mahalini, Keanu Agl, Fadil Jaidi, hingga Yura Yunita turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Momen paling mengharukan terjadi saat jenazah Vidi perlahan diturunkan ke liang lahat, membuat tangis para pelayat pecah. Setelah prosesi pemakaman, pembacaan doa yang dipimpin oleh perwakilan keluarga semakin menambah khidmat suasana.
Semua yang hadir bersaksi bahwa Vidi adalah sosok yang sangat baik, mengenangnya sebagai pejuang kanker ginjal jenis Clear Cell Renal Cell Carcinoma stadium lanjut yang telah berjuang hampir 7 tahun sebelum mengembuskan napas terakhirnya di usia 35 tahun.
4. Cerita Anya Geraldine Menangis Tanpa Sebab, Tepat di Waktu Vidi Meninggal
Kabar meninggalnya Vidi Aldiano ternyata meninggalkan cerita spiritual tersendiri bagi Anya Geraldine. Anya mengaku, saat Vidi mengembuskan napas terakhirnya di sore hari, dirinya sedang berada di pesawat dalam perjalanan pulang dari Singapura dan tiba-tiba menangis tanpa sebab yang jelas. Momen emosional itu, katanya, terasa sangat damai ketika ia melihat awan di langit.
Setelah mendarat dan mengetahui kabar duka dari teman-temannya, Anya baru menyadari bahwa tangisnya di pesawat itu bertepatan dengan waktu berpulangnya sang sahabat. Pengalaman unik ini membuatnya semakin yakin bahwa Vidi kini telah berada di tempat yang lebih baik dan lebih bahagia.
Anya pun berharap keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan, seraya mengenang perjuangan Vidi melawan kanker ginjal stadium 3 sejak tahun 2019.
5. Habib Ja’far: Insyaallah Vidi Aldiano Kembali kepada Allah Sebagai Orang Baik
Pendakwah Habib Ja’far turut hadir di pemakaman Vidi Aldiano, menyampaikan pesan spiritual yang menenangkan. Menurutnya, Vidi berpulang di bulan dan hari terbaik bagi umat Muslim, yang menjadi pertanda kebaikan. Habib Ja’far juga menekankan bahwa kesaksian banyak orang tentang Vidi sebagai ‘orang baik’ menjadi jaminan bahwa ia akan menghuni surga Allah, sesuai sabda Nabi Muhammad.
Habib Ja’far mengungkapkan bahwa 7 tahun perjuangan Vidi melawan kanker ginjal adalah bentuk penggugur dosa-dosa, yang insyaallah mengantarkannya pada husnul khatimah.
Meskipun diliputi kesedihan, Habib Ja’far juga merasa senang karena Vidi kini tidak lagi merasakan sakit. Ia menegaskan bahwa Vidi telah bahagia di sana, dan kita semua yang mengenalnya bisa bersaksi atas kebaikan Vidi selama hidupnya.