Diperiksa Bareskrim, Pandji dicecar 17 pertanyaan soal sidang adat Toraja

Photo of author

By AdminTekno

Komika Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap masyarakat Toraja. Pemeriksaan berlangsung pada Senin (9/3).

Usai diperiksa selama kurang lebih 2 jam, Pandji menyebut pertanyaan penyidik berfokus pada kehadirannya dalam sidang adat Toraja yang ia jalani beberapa waktu lalu.

“Ditanya terkait kehadiran saya di Toraja ketika saya melaksanakan sidang adat Toraja. Pertanyaannya seputar itu dan klarifikasinya sudah diberikan oleh saya. Moga-moga kasusnya bisa cepat selesai,” kata Pandji kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (9/3).

Ia mengatakan penyidik mengajukan sejumlah pertanyaan dalam pemeriksaan tersebut. Tidak semua berkaitan dengan sidang adat yang ia jalani.

“17 Ya, kalau enggak salah. 17 Pertanyaan,” ujarnya.

Selain itu, penyidik juga sempat meminta konfirmasi mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam sidang adat tersebut. Namun Pandji meminta agar detailnya dikonfirmasi langsung kepada masyarakat adat setempat agar tidak terjadi kekeliruan.

“Iya, sempat saya diminta konfirmasi terkait siapa saja yang terlibat. Kemudian saya minta penyidiknya untuk memastikan langsung ke pihak masyarakat adat di sana untuk lebih pastinya karena saya tidak mau salah dalam mengucapkan nama, jabatan, dan terutama wilayah ya. Jadi saya minta untuk itu dikonfirmasi ke masyarakat adatnya saja,” ucapnya.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan ujaran kebencian terkait materi stand-up comedy Pandji yang menyinggung masyarakat Toraja. Sebelumnya, Pandji juga telah menjalani sidang adat di Tongkonan Layuk Kaero, Tana Toraja, pada 10 Februari lalu.

Leave a Comment