Sherina Munaf kecam fanbase Sheila Dara, diduga cari untung di tengah duka Vidi Aldiano

Photo of author

By AdminTekno

Kita Tekno – – Kepergian penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, teman, dan para penggemarnya. Banyak rekan artis mengenang sosoknya melalui unggahan di media sosial.

Musisi yang bernama lengkap Oxavia Aldiano itu meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit kanker yang telah dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kabar kepergian Vidi Aldiano mengejutkan banyak pihak, karena selain dikenal sebagai penyanyi berbakat, ia juga dikenal sebagai sosok yang hangat dan dekat dengan keluarga serta sahabatnya.

Kepergian Vidi di usia 35 tahun menjadi kehilangan yang sangat besar, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat dekatnya, tetapi juga bagi seluruh penggemar yang mengenang perjalanan kariernya. Media sosial pun dipenuhi dengan ucapan belasungkawa, kenangan, serta berbagai penghormatan terhadap sosok Vidi. Banyak rekan sesama publik figur yang membagikan momen kenangan bersama Vidi, menunjukkan betapa besarnya pengaruh dan cinta yang ia tinggalkan.

Namun, di tengah suasana duka yang mendalam tersebut, muncul sorotan terhadap tindakan yang dinilai tidak sensitif dan tidak pantas. Perhatian ini tertuju pada sebuah akun media sosial yang mengaku sebagai fanbase aktris Sheila Dara Aisha. Akun tersebut diduga membagikan tautan yang diklaim sebagai “foto terakhir Vidi Aldiano.” Sayangnya, ketika tautan tersebut diklik, pengguna justru diarahkan ke halaman penjualan produk komersial, bukan foto atau konten kenangan Vidi seperti yang dijanjikan.

Tindakan ini memicu reaksi dari sahabat dekat Vidi, Sherina Munaf. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sherina menyampaikan kekesalannya terhadap praktik yang dianggap memanfaatkan kesedihan orang lain demi keuntungan pribadi. Ia menegaskan bahwa situasi seperti ini sangat tidak pantas, terutama di tengah kabar duka yang masih dirasakan keluarga dan penggemar.

Dalam unggahannya, Sherina juga membagikan tangkapan layar dari pesan seorang warganet yang menyoroti praktik tersebut. Warganet itu menekankan bahwa tautan yang beredar sebenarnya hanyalah untuk promosi produk, bukan konten yang berkaitan dengan mendiang Vidi.

“Ka sumpah yang lebih breng**k dia bikin link seolah-olah itu foto terakhir Kak Vidi, padahal link jualan ke Shopee,” tulis seorang warganet dalam pesan yang dibagikan Sherina, menegaskan rasa kecewa yang dirasakan banyak pihak.

Menanggapi hal itu, Sherina mengajak warganet untuk melaporkan akun yang dimaksud. Ia menekankan bahwa tindakan mencari keuntungan di tengah kesedihan orang lain merupakan hal yang sangat tidak etis dan patut dikritik.

“Teman-teman yang baik hatinya, mari kita lakukan gerakan report account karena fanbase tapi kok terima endorse story. Enggak gitu juga sih nyari rezeki,” tulis Sherina, menyerukan kesadaran dan solidaritas dari penggemar lain untuk menghentikan praktik yang dianggap menyalahgunakan momen duka.

Sherina juga menjelaskan alasan di balik ajakannya tersebut, menekankan pentingnya menjaga etika dan rasa empati. Menurutnya, memanfaatkan kabar duka untuk tujuan komersial bukan hanya tidak sopan, tetapi juga menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap keluarga dan sahabat yang sedang berduka.

“Alasan kenapa mesti report account: nyari cuan di tengah duka orang, sungguh menjijikkan bukan?” lanjut Sherina, menutup pernyataannya dengan tegas, sekaligus menekankan nilai kemanusiaan yang seharusnya dijaga oleh semua pihak, terutama saat menghadapi kehilangan yang mendalam.(Tribunnewsmaker.com/Grid.ID/Argia Melanie Pramesti)

Leave a Comment