
jabar.jpnn.com, BEKASI – Rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek terus diberlakukan pada Rabu (18/3/2026) seiring dengan meningkatnya volume kendaraan pada puncak arus mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik yang menuju wilayah timur melalui jalur Tol Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar tetap memperhatikan rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas sehubungan rekayasa lalu lintas yang masih diberlakukan di Ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga arah Trans Jawa guna mendukung kelancaran arus mudik,” ujar Ria di Bekasi, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas berupa contraflow masih diberlakukan di ruas tol tersebut menuju arah Cikampek.
Sistem tersebut diterapkan mulai Km 36 hingga Km 70 dan telah berlangsung sejak pukul 00.00 WIB.
Selain itu, rekayasa lalu lintas one way tahap pertama juga masih diberlakukan dari Km 70 Ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga Km 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang.
Kebijakan ini mulai diterapkan sejak Selasa (17/3) pukul 15.18 WIB guna mengurai kepadatan kendaraan yang menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Menurut Ria, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan hasil koordinasi antara operator jalan tol dengan Kepolisian Republik Indonesia serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik di Ruas Tol Trans Jawa,” katanya.
Pihaknya juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi lalu lintas guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal selama masa mudik Lebaran tahun ini.
Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
Pengendara juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta beristirahat di area rehat apabila merasa lelah.
Selain itu, pengguna jalan disarankan mengunduh aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi perjalanan terkini.
Masyarakat juga dapat menghubungi pusat panggilan Jasa Marga melalui nomor 133 yang tersedia selama 24 jam untuk mendapatkan informasi lalu lintas terbaru. (antara/jpnn)