Kondisi lalu lintas padat, polisi 3 kali berlakukan one way di jalur Nagreg

Photo of author

By AdminTekno

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BANDUNG – Petugas lalu lintas sempat memberlakukan skema one way atau satu jalur di Simpang Lingkar Nagreg, Cikaledong hingga Limbangan, Garut, pada H-3 Idulfitri 1447 Hijriah atau Rabu (18/3/2026).

Pemberlakuan one way ini dikarenakan kepadatan lalu lintas di jalur selatan Nagreg. 

Kapospam Cikaledong, Kompol Rizal Adam mengatakan, penerapan sistem one way ini bekerja sama dengan Satlantas Polres Garut.

“Apabila ada kepadatan yang sehingga mengekor ke arah dekat Polsek Nagreg sebelum rel kereta, kami berlakukan one way sepenggal dari mulai Jalan Cikaledong sampai ke Limbangan,” kata Rizal saat ditemui di Pos Pam Cikaledong, Nagreg.

Per hari ini, ia menyebutkan kepolisian telah menerapkan one way sebanyak tiga kali. 

Skema ini dilakukan karena sempat terjadi kemacetan pada pagi dan siang hari. 

Adapun durasi one waynya bervariasi, mengikuti kondisi di lapangan, antara 10-15 menit. 

Rizal mengeklaim upaya tersebut berhasil mengurangi kepadatan. 

“Alhamdulillah cukup efektif, jadi membantu kepadatan lalu lintas, khususnya yang di wilayah Bandung yang mau ke arah Garut, tadi padat kemudian diberlakukan one way alhamdulillah, menguras kendaraan yang dari arah Bandung ke arah Garut,” tuturnya.

Prediksi Puncak Arus Mudik Malam Ini

Sementara itu, peningkatan volume kendaraan di Nagreg kembali terjadi selepas waktu berbuka puasa.

Pantauan JPNN di lokasi, kendaraan didominasi oleh roda empat dan dua.

Pelat nomor kendaraan yang melintas pun mayoritas berasal dari Bandung, Jakarta, Sumedang, Bekasi, dan sekitarnya. 

Antrean kendaraan terjadi sejak jalanan yang menurun, hingga sejauh sekitar dua kilometer. 

Baik mobil atau motor yang melintas hanya dapat melaju dengan kecepatan sekitar 10-20 kilometer per jam.

Namun pukul 19.30 WIB, arus lalu lintas kembali lancar.

Rizal mengatakan, kondisi arus lalu lintas di Jalur Nagreg berubah-ubah. Namun kepadatan biasa terjadi salah satunya setelah momen berbuka puasa. 

“Untuk saat ini arus kendaraan lalu lintas pemudik dari arah Bandung yang melintas ke arah Garut, ke arah Tasik yang melintas ke depan pos Cikaledong, alhamdulillah relatif, kadang ramai, padat, dan kadang juga landai,” jelasnya.

Peningkatan volume kendaraan juga kerap terjadi pada siang, tengah malam, dan dini hari. 

Ia menyebut petugas kepolisian telah ditempatkan di beberapa titik untuk mengurai kemacetan.

Kata dia, terdapat perbedaan volume saat ini dengan malam kemarin di waktu yang sama.

Kendati begitu, ia menyebut kondisi arus lalu lintas relatif landai.

“Ya, untuk perbandingkan dengan kemarin malam, untuk hari ini memang ada peningkatan arus kendaraan dibandingkan dengan hari malam tadi sebelumnya.”

“Untuk malam tadi sebelumnya relatif landai seperti ini, lihat. Tapi kalau tadi setelah maghrib ya, ada terlihat kepadatan arus lalu lintas sudah terlihat padat,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, hingga pukul 18.00 WIB, kendaraan yang melintas di jalur Nagreg arah Garut atau Tasikmalaya mencapai 100.288.

Ia memprediksi, hingga tengah malam nanti lebih dari 115 kendaraan bakal melintas di jalur Nagreg.

“Kemungkinan melampaui H-3 tahun lalu sebesar 115 ribu,” pungkasnya. (mcr27/jpnn)

Leave a Comment