
jpnn.com – Timnas Iran dilaporkan tidak akan mundur dari ajang Piala Dunia 2026.
Namun, mereka menolak tampil di Amerika Serikat karena situasi geopolitik yang memanas antara kedua negara tersebut.
Iran sendiri telah mengamankan tiket ke putaran final lebih awal.
Akan tetapi, kondisi politik yang tidak kondusif sempat memunculkan spekulasi soal keikutsertaan mereka di ajang empat tahunan itu.
Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung Demi Misi Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Pada rencana awal, Iran akan memainkan seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat.
Kini, federasi sepak bola Iran kini tengah mengupayakan perubahan lokasi pertandingan.
Mereka dikabarkan sedang berdiskusi dengan FIFA agar pertandingan Iran dapat dipindahkan ke Meksiko.
Donald Trump Sebut Iran Tak Pantas Hadir di Piala Dunia 2026
Di tengah situasi tersebut, Iran tetap menjalani persiapan. Saat ini mereka menggelar pemusatan latihan di Turki sebagai bagian dari kesiapan menuju turnamen akbar tersebut.
“Tim nasional saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Turki dan kami juga telah menjadwalkan dua laga uji coba di sana,” ujar Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj.
Meski menolak bermain di Amerika Serikat, Iran menegaskan tidak akan menarik diri dari Piala Dunia.
Iran Tolak Main di Piala Dunia 2026, Apa Skenario FIFA Berikutnya?
“Kami akan memboikot Amerika, tetapi kami tidak akan memboikot Piala Dunia,” tegasnya.
Situasi ini membuat perjalanan Iran menuju Piala Dunia 2026 dipastikan tidak hanya penuh tantangan di lapangan, tetapi juga dibayangi dinamika di luar sepak bola.(reuters/mcr15/jpnn)