BPBD DKI: Genangan banjir di Jakarta sudah surut

Photo of author

By AdminTekno

Setelah sempat merendam sejumlah kawasan akibat hujan deras pada Sabtu (21/3) malam, kabar baik datang dari Ibu Kota. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa seluruh genangan banjir di wilayah Jakarta telah surut sepenuhnya.

Menurut catatan BPBD, per Minggu (22/3) pukul 13.00 WIB, tidak ada lagi titik genangan air yang tersisa di seluruh penjuru DKI Jakarta. “Seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujar Yohan dalam keterangannya pada hari Minggu (22/3).

Yohan lebih lanjut menjelaskan bahwa surutnya genangan banjir ini merupakan buah dari upaya kolaboratif yang solid. Berbagai lembaga dan unsur masyarakat bersinergi aktif dalam penanganan banjir, memastikan respons yang efektif dan cepat.

Upaya kolaboratif ini melibatkan beragam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sebut saja BPBD DKI, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan. Mereka mengerahkan personel dan peralatan pendukung seperti pompa mobile untuk menyedot genangan, serta memastikan fungsi tali-tali air tetap optimal.

Selain peran pemerintah, partisipasi aktif dari unsur masyarakat juga sangat signifikan. Pihak RT/RW, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan tokoh masyarakat lainnya turut bahu-membahu membantu proses surutnya genangan. Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (21/3) memang sempat memicu kenaikan tinggi muka air di beberapa pos pantau. Pos Pesanggrahan dan Pos Cipinang Hulu sempat berstatus siaga 3, sementara Pos Sunter Hulu berada pada status siaga 2.

Meskipun seluruh genangan banjir telah surut, Mohamad Yohan dari BPBD DKI tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Potensi genangan dan banjir susulan masih perlu diantisipasi, terutama mengingat perubahan cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Dalam situasi darurat yang membutuhkan bantuan cepat, masyarakat dapat segera menghubungi nomor telepon 112. Layanan ini tersedia secara gratis dan beroperasi penuh selama 24 jam non-stop.

Leave a Comment