Komnas HAM: Kami asesmen 12 orang, ada indikasi ancaman

Photo of author

By AdminTekno

Komnas HAM menyelidiki adanya laporan indikasi ancaman yang diterima 12 orang. Hal ini mereka sampaikan usai meminta keterangan dari TNI, terkait kasus penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Komisioner Komnas HAM, Saurlin Siagian, mengatakan pihaknya telah menerima laporan adanya indikasi ancaman terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Kami sedang melakukan asesmen terhadap 12 orang. Memang kami mendapatkan laporan ada indikasi ancaman, terutama ancaman digital,” ujar Saurlin kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Menurut dia, bentuk ancaman yang diterima beragam, mulai dari pesan dari nomor tidak dikenal hingga serangan melalui media sosial, termasuk direct message (DM).

“Ancaman-ancaman itu sedang kami profiling untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan mengeluarkan surat perlindungan jika diperlukan,” katanya.

Meski demikian, Komnas HAM belum dapat mengungkap identitas 12 orang tersebut dengan alasan keamanan.

“Belum bisa kami sebutkan namanya untuk keselamatan para pengadu,” lanjut Saurlin.

Komnas HAM juga membuka kemungkinan berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan kepada pihak-pihak yang terancam.

Leave a Comment