Tamara Bleszynski bak tamu di pernikahan Teuku Rassya, pihak WO klarifikasi: pakai busana pilihannya

Photo of author

By AdminTekno

Ringkasan Berita:

  •  Pihak Wedding Planner & Organizer (WO) yang menangani pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan akhirnya angkat bicara.
  • Mereka menegaskan sejak awal telah berkomitmen untuk melibatkan kedua keluarga dalam seluruh proses perencanaan acara.
  • Namun, dalam prosesnya terjadi perubahan terkait vendor yang menangani busana untuk ibu mempelai pria.

Kita Tekno  Pihak Wedding Planner & Organizer (WO) yang menangani pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan akhirnya angkat bicara untuk merespons berbagai spekulasi yang berkembang di publik.

Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan kabar simpang siur, khususnya terkait busana Tamara Bleszynski yang menjadi sorotan saat resepsi pada Minggu (12/4/2026).

Isu ini mencuat karena Tamara, sebagai ibu kandung, tidak terlihat mendampingi putranya dalam prosesi akad nikah yang sakral.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai asumsi yang kemudian berkembang luas di media sosial.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram @by.hilda pada Selasa (14/4/2026), pihak WO memberikan penjelasan secara rinci.

Mereka menegaskan sejak awal telah berkomitmen untuk melibatkan kedua keluarga dalam seluruh proses perencanaan acara.

Termasuk di dalamnya adalah pengaturan busana bagi anggota keluarga inti kedua mempelai.

Namun, dalam prosesnya terjadi perubahan terkait vendor yang menangani busana untuk ibu mempelai pria.

Awalnya, busana untuk Tamara direncanakan akan dijahit di Bali sebagai bagian dari konsep yang telah disusun.

Akan tetapi, rencana tersebut mengalami penyesuaian di tengah jalan.

“Kami turut melakukan konfirmasi ulang terkait busana ibunda mempelai pria yang sebelumnya direncanakan untuk dijahit di Bali. Mempelai wanita kemudian menyampaikan adanya perubahan rencana, di mana busana ibunda akan disediakan oleh vendor di Jakarta dan telah dalam kondisi siap,” tulis pihak WO dalam keterangan resminya.

Sebagai tindak lanjut, pihak WO pun segera menyesuaikan seluruh jadwal fitting agar tetap sesuai dengan waktu pelaksanaan acara.

Langkah ini diambil demi memastikan busana dapat dikenakan secara optimal pada hari pernikahan.

Meski demikian, pada hari H ternyata Tamara hadir dengan busana pilihannya sendiri, bukan dari vendor yang telah disiapkan.

Hal ini kemudian menjadi perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi yang beredar.

“Jadwal fitting pun telah disesuaikan kembali di Jakarta guna memastikan busana dapat dikenakan dengan sempurna pada hari pelaksanaan, walaupun akhirnya ibu mempelai pria hadir dengan busana pilihannya,” lanjut pernyataan tersebut.

Di akhir klarifikasinya, pihak WO menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh kedua keluarga.

Mereka juga menegaskan telah berusaha maksimal untuk menghadirkan pelayanan terbaik dalam momen penting tersebut.

Klarifikasi Teuku Rassya

Sebelumnya, Teuku Rassya juga sempat mengunggah tangkapan layar percakapan yang menunjukkan adanya permintaan maaf dari pihak WO terkait “misinformasi” yang terjadi. 

Rassya menjelaskan bahwa ada tim yang belum ter-update mengenai detail penjahit baju akad di hari-H, sehingga terjadi kesalahpahaman informasi yang sampai ke telinga sang bunda.

Kesalahpahaman komunikasi ini pulalah yang diduga menjadi alasan Tamara merasa bingung hingga akhirnya memutuskan hanya hadir pada acara resepsi dan menggunakan gaun hitam pilihannya sendiri.

“Biar clear aja sebelum post foto nikahan. Walaupun sebenernya malu2in ngumbar chat personal antara ibu dan anak, tapi berhubung banyak dari kalian yang mempertanyakan, suudzon bahkan sampai menghina keluarga dan adik2 sy cuman karena ngerasa jago menginterpretasi pernyataan samar-samar dari Mama @tamarableszynskiofficial, sy rasa harus dilurusin,” tulis Rassya.

Berdasarkan bukti percakapan tersebut, terlihat jelas bahwa alasan ketidakhadiran Tamara bukan karena adanya keretakan hubungan.

Justru sebaliknya, terungkap diduga adanya kesalahpahaman informasi terkait rangkaian acara pernikahan.

Dalam salah satu potongan chat, Tamara Bleszynski terlihat mengirimkan pesan bahwa dirinya baru akan hadir pada acara resepsi saja, bukan pada saat akad.

“Mama sdh tua dan pusing dengan info2 yang berbeda,”

“Gapapa Sya, mama dateng resepsi aja,” bunyi pesan dari Tamara.

Akar dari masalah ini di mana pihak vendor Wedding Organizer (WO) yang bertugas dalam acara tersebut diduga memberikan informasi yang salah kepada Tamara terkait baju ibu pengantin pria.

Ketidakakuratan data dari pihak vendor inilah yang menyebabkan Tamara tidak ambil pusing dan memilih tidak hadir pada prosesi akad nikah.

Rassya juga menunjukkan upaya kuat dirinya untuk memastikan sang ibu hadir di momen penting tersebut.

Ia bahkan mengirimkan draf susunan acara resmi yang dengan jelas menunjukkan nama Tamara Bleszynski sebagai orang tua yang akan disungkem pada saat akad nikah.

Rassya juga sempat mengirimkan pesan yang sangat menyentuh hati kepada ibunya, memohon agar Tamara bisa hadir langsung di sampingnya di hari istimewa tersebut.

“Please ma, maafin ya salah info dari wonya. ini rassya udah lagi stress banget, mama jangan ga dateng ya, kalo ga rasanya kayak semuanya sia2 krn rassya kan pengen minimal diluar dari segala ke stressan rassya ada mama yang happy disamping rassya,” pinta Rassya dalam pesan tersebut.

Namun sayangnya, meski sudah ada permohonan maaf dan penjelasan, serta upaya langsung dari Teuku Rassya, kesalahpahaman informasi ini telah menyebabkan Tamara Bleszynski memutuskan untuk tidak hadir dalam momen akad nikah tersebut.

Sementara terkait isu busana, Rassya menjelaskan bahwa pihak keluarga telah berkoordinasi sejak awal. 

Awalnya, sang istri telah menyiapkan kain dan menawarkan untuk membuatkan busana akad dan resepsi bersama penjahit keluarga. 

“Urusan baju sudah diinfokan dan kita tektokan langsung dengan Mama dari sebelumnya. Awalnya istri sudah membeli kainnya dan menawarkan ke Mama utk dibuatkan baju akad dan resepsi bersamaan di tempat jahit ibunya istri,” ujar Rassya.

Namun, Tamara sempat memilih menggunakan jasa sahabatnya di Bali. 

Rencana tersebut berubah karena kondisi kesehatan sang sahabat menurun, sehingga Tamara meminta bantuan untuk mencarikan penjahit baru.

Proses ini sempat mengalami kendala komunikasi di hari terakhir, yang kemudian memicu kesalahpahaman di publik.

“Tapi pertamanya Mama yg menolak jahit bareng karena tadinya mau mempercayakan pembuatan baju dengan sahabatnya di Bali karena lebih mudah utk fitting dan sebagainya. Tapi sayangnya, sahabat Mama tersebut kondisi kesehatannya menurun. 

Sehingga last minute dari Mama meminta tolong istri untuk dibantu carikan penjahit penggantinya untuk kedua bajunya. Istri langsung keliling carikan dan koordinasi sendiri baik untuk baju akad dan resepsi. Namun di H-1 ada team yang blm terupdate (di saat mau briefing rundown ke Mama) terkait info terbaru soal penjahit baju akad dan secara ga sengaja mengira kalau Mama yang telah menyiapkan sendiri. 

Berhubung Mama di Bali dan yang menjahit di Jakarta (sampai Jakarta baru Jumat malam kemarin) dari Mama sendiri yang request untuk hanya perlu mengirim catatan ukuran dan final adjustment fitting H-1 yang sudah sama-sama diplan,” terangnya.

Lebih lanjut, di akhir pernyataannya, Rassya meminta publik untuk tidak terburu-buru berprasangka buruk. 

“Jadi mohon sekali ya teman-teman jangan selalu utamain suudzon dan menghujat cuman karna ibu saya cinta puisi atau hobi membuat pernyataan-pernyataan yang cryptic. Ini udah kedua kalinya kalian sebegitu baik mengamalkan pahala kepada saya,” tutupnya.

Tamara Doakan Teuku Rassya

Sebelumnya, momen kehadiran Tamara Bleszynski saat di pernikahan putra kandungnya, Teuku Rassya, dan Cleantha Islan di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026) malam disorot. 

Saat ditemui awak media, Tamara Bleszynski irit bicara setiap kali disapa wartawan.

“Alhamdulillah,” kata Tamara Bleszynski di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (12/4/2026). Tamara Bleszynski tetap memilih diam, hanya melempar senyum dan mengangkat jempol tangannya ke wartawan. “Doanya semoga bahagia selalu,” kata Tamara Bleszynski.

Kehadiran Tamara Bleszynski di pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan telah lama dinantikan. 

Ia sempat membagikan pesan haru untuk Teuku Rassya melalui akun media sosialnya. Tamara Bleszynski menikah dengan Teuku Rafly pada tahun 1997 hingga berpisah pada tahun 2007.

Sementara, lewat Instagram miliknya @tamarableszynskiofficial, dikutip Senin (13/4/2026), ia menyinggung keteguhan seorang ibu meski langit sedang menjauh.

“Ibu tetaplah bumi yang luas, meskipun langit sedang menjauh,” tulisnya.

Sementara dalam keterangannya, ia mengucapkan terima kasih. 

“Thank you, Ma,” tulisnya. 

Belum diketahui maksud curhatan Tamara tersebut.

Sementara dalam unggahan sebelumnya, Tamara juga membagikan potretnya bersama Teuku Rassya yang saat itu masih kecil.

“Di keheningan sepertiga malam, kutitipkan doa untuk kelancaran hari bahagia anakku. Terima kasih banyak untuk semua doa dari teman-teman. Semoga setiap kebaikan itu kembali menjadi keberkahan untuk kita semua. Tamara & Rassya,” tulisnya.

(TribunNewsmaker.com/ TribunSumsel)

Leave a Comment