
Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman memuji BEM dan Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) yang langsung menggelar audiensi terbuka kasus pelecehan seksual dalam group chat dengan menghadirkan 16 orang terduga pelaku usai kasus itu ramai.
“Kami mengapresiasi BEM FH UI dan IKM FH UI yang merespons cepat kasus kekerasan seksual yang diduga melibatkan 16 mahasiswa FH UI dengan menggelar semacam RDPU di Aula FH UI secara terbuka,” ucap Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (15/4).
“Kami lihat para mahasiswi dan mahasiswa bisa berbicara tegas secara langsung dengan para terduga pelaku untuk mempertanyakan motif mereka,” tambahnya.

Menurut Habiburokhman, tindakan pelecehan seksual terjadi di banyak tempat, namun FH UI dapat menunjukkan cepatnya respons terhadap kasus yang terjadi.
“Fenomena adanya oknum yang melakukan pelanggaran bisa terjadi di mana saja, tapi respons institusi BEM UI dan IKM FH UI sangat baik karena ‘RDPU’ mereka tersebut mengutamakan kecepatan, keterbukaan, dan ketegasan,” tutur Habiburokhman.
“Kami percaya kasus kekerasan seksual ini bisa diselesaikan dengan baik, dalam artian mereka yang bersalah dimintai pertanggungjawaban yang setimpal,” tandasnya.
Sebelumnya, audiensi terbuka itu digelar pada Senin (13/4) malam. Saat itu, ke-16 terduga pelaku di hadirkan ke hadapan mahasiswa-mahasiswa FH UI dan menyampaikan permohonan maaf mereka.
Dalam kasus ini, ke-16 terduga pelaku melakukan pelecehan seksual di dalam group chat internal di aplikasi Line mereka. Di dalamnya, mereka membahas hal-hal tak senonoh terhadap sesama mahasiswa hingga dosen.