
Militer Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (18/4). Selat tersebut sempat dibuka selama beberapa jam, dan sejumlah kapal telah melintasi perairan itu.
Laporan terkait penutupan selat disampaikan pada Sabtu pagi waktu Iran. Hal tersebut diumumkan militer Iran melalui siaran resmi televisi pemerintah.
“Kendali Selat Hormuz kembali pada status sebelumnya,” kata militer Iran, seperti dikutip dari AFP.
“Kini berada di bawah manajemen dan kendali ketat angkatan bersenjata,” sambungnya.
Militer Iran menyatakan keputusan itu diambil lantaran Amerika Serikat (AS) terus memblokade keluar-masuk kapal ke pelabuhan di negaranya.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan optimistis kesepakatan damai antara AS, Israel, dan Iran akan segera tercapai.