Klasemen Super League ketika dua tim degradasi keok: Persik & Dewa United digdaya

Photo of author

By AdminTekno

bali.jpnn.com, DENPASAR – Klasemen Super League 2025-2026 bergerak dinamis setelah dua laga perdana pekan ke-32 bergulir kemarin (8/5).

Semen Padang menantang Persik Kediri di Stadion Haji Agus Salim, sedangkan PSBS Biak melawan Dewa United di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Yang mengejutkan, baik Semen Padang maupun PSBS Biak, dua tim degradasi, tak berdaya ketika menghadapi Persik Kediri dan Dewa United.

Keran gol Persik dibuka oleh striker Jose Enrique, memanfaatkan umpan matang dari Adrian Luna melalui skema tendangan bebas.

Bola yang mengarah ke depan gawang Semen Padang langsung disambar Jose Enrique dan berbuah gol pada menit ke-3. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Striker asal Spanyol tersebut kembali mencetak brace pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan matang yang diberikan Telmo Castanheira.

Gol penutup kemenangan Persik dicetak Adrian Luna pada menit ke-54.

Umpan datar Ernesto Gomez mampu dieksekusi dengan baik oleh Adrian Luna yang berdiri bebas tanpa pengawalan di depan gawang Semen Padang.

Kemenangan ini membuat Persik Kediri bisa bertahan di Super League musim depan setelah berada di peringkat ke-12 dengan 39 poin.

Semen Padang di lain sisi kian terpuruk berada di peringkat ke-17 dengan 20 poin.

Di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Dewa United berhasil membungkam tuan rumah PSBS Biak dengan skor telak 5 – 0.

Striker Alex Martins mencetak hattrick pada menit ke-45 dan dua gol lahir dari titik putih menit ke-56 dan 90 + 1.

Dua gol Dewa United lainnya dicetak Taisei Marukawa menit ke-51 dan satu gol lagi lahir dari gol bunuh diri bek PSBS Biak Nur Hidayat.

Kemenangan ini membuat Dewa United naik ke peringkat menggeser Malut United dengan 53 poin, sementara PSBS Biak terdampar di dasar klasemen dengan 18 angka. (lia/JPNN)

Leave a Comment