Senyum semringah warga Tapsel rayakan tahun baru bareng Prabowo di pengungsian

Photo of author

By AdminTekno

Malam pergantian tahun 2026 di Posko Pengungsian Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, berlangsung sederhana. Ratusan warga terdampak bencana berkumpul di tenda pengungsian, menanti pergantian tahun bersama Presiden Prabowo Subianto melalui acara nonton film bersama.

Bagi para pengungsi, momen ini menjadi jeda sejenak dari rasa lelah dan cemas pascabencana. Anak-anak duduk paling depan, sementara para orang tua di barisan belakang.

Siska, warga di Perkebunan Batang Toru, PTPN IV Regional I, mengaku terharu dengan kehadiran Prabowo di wilayah terdampak.

“Semoga dengan kedatangan Bapak Prabowo bisa menjadikan desa ini terbangun kembali dan menjadi desa yang makmur dan aman sejahtera,” kata Siska.

“Tantangannya, saya takut akan adanya trauma, akan adanya banjir bandang tersebut. Saya pun was-was karena keluarga berada di sini semua,” ungkap Siska.

Sika menilai, kehadiran pemerintah terasa di desanya. Perlahan kondisi desa terus mengalami perbaikan.

“Cukup membaik. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan, salah satunya Bapak Presiden Prabowo telah menyalurkan dana kepada desa-desa yang terkena musibah.”

Antusiasme juga datang dari kalangan anak-anak dan remaja pengungsi. Nayla, warga Padangsidimpuan, dan Artika Naysla Limbung dari Batu Hula, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya menyambut malam tahun baru di pengungsian.

“Mulai dari posko. Ada posko makanan, posko kesehatan, dan bantuan-bantuan lainnya. Dari awal, sudah datang bantuan-bantuan dari negara,” kata mereka.

“Bangun sekolah aja sih. Sekolahnya biar cepat, soalnya banyak yang hancur,” ucap mereka, mewakili suara anak muda terdampak bencana.

Hal serupa disampaikan Jaraimi Simamora, warga Batu Hula, yang malam itu turut berada di posko utama.

“Saya sangat senang sekali. Orang nomor satu hadir di desa kami, Batu Hula,” ujarnya.

Ia juga merasa bangga bisa menyambut tahun baru bersama Prabowo. Jaraimi berharap perhatian negara terus berlanjut hingga masa pemulihan benar-benar selesai.

“Mudah-mudahan pengungsi dibantulah sampai mereka punya rumah sendiri. Dan kebutuhan sehari-harinya juga,” katanya.

Sementara itu, Sutio Ulina, warga Batang Toru, menyebut kehadiran Prabowo menjadi penguat moral bagi para korban banjir.

“Saya sangat senang atas kehadiran Bapak Presiden di sini untuk menjenguk para pengungsi dan memberi support kepada para masyarakat yang terkena korban banjir,” ujarnya.

“Terima kasih sudah bantu para korban banjir yang ada di sini.”

Selama berada di posko, warga mendapatkan berbagai bantuan. Tak cuma itu, mereka juga bisa melakukan cek kesehatan gratis. Sementara, anak-anak mendapatkan mainan.

Ada beberapa badut berkostum beruang dan tokoh kartun. Untuk menambah kegembiraan, anak-anak dibagikan mainan satu per satu.

“Semuanya dapat, semua dapat!” kata pembawa acara.

Selain tenda dan panggung hiburan, ada juga posko medis, sehingga warga bisa sekaligus mengecek kesehatan gratis dan mendapatkan obat.

Di tengah malam pergantian tahun, ada film Jumbo yang diputar di sebuah layar besar. Di sana, warga termasuk anak-anak duduk santai sambil menonton–juga menunggu kedatangan Prabowo.

Terlihat ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak antusias mengikuti acara nonton bersama yang turut dihadiri Prabowo beserta jajaran menteri. Di sekitar posko, tim medis terus bersiaga di posko kesehatan, sementara anak-anak dihibur dengan pembagian mainan serta kehadiran badut berkostum tokoh kartun Donald Bebek dan beruang.

Salah seorang anak pengungsi, Sutio Ulina, mengaku sangat senang atas kunjungan Presiden ke posko pengungsian.

“Saya sangat senang atas kehadiran Bapak Presiden di sini untuk menjenguk para pengungsi dan memberi support kepada masyarakat yang jadi korban banjir,” kata anak yang bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan) itu.

Siska, pengungsi asal Dusun Kampung Durian, Kecamatan Angkola Sangkunur, turut mengapresiasi pemerintah yang telah menyalurkan bantuan dan dana ke desa-desa terdampak agar segera pulih. Ia juga berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terdampak bencana terus berlanjut hingga benar-benar pulih.

“Pak Prabowo jangan berhenti di sini saja memperhatikan Kabupaten ini (Tapanuli Selatan). Semoga Desa ini (Batu Hula) bisa jadi desa yang makmur dan asri kembali,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sapaannya kepada warga pengungsi Batu Hula, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan membantu rakyat yang terdampak bencana.

“Saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” imbuhnya.

Prabowo menegaskan pemerintah dengan segala kekuatan yang ada bertekad membantu mengatasi kesulitan rakyat dan memastikan pemulihan berjalan sebaik-baiknya.

Presiden pun tak lupa menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana serta menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.

“Kita akan mengurus saudara sebaik-baiknya. Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang dan rusak. Kita bantu,” tegasnya.

Sebelum bergabung dengan warga di posko pengungsian, Presiden Prabowo lebih dulu meninjau Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula serta melintasi Jembatan Bailey Sungai Garoga sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Leave a Comment