
Munculnya asap hitam disertai percikan api di area peron Stasiun Bogor sempat menggegerkan penumpang pada Minggu (4/1). Peristiwa itu dipicu korsleting pada instalasi listrik di area stasiun.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak asap hitam membumbung dari dekat rangkaian KRL, sementara petugas meminta penumpang menjauhi lokasi kejadian.
Manajer Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan percikan api berasal dari kabel instalasi listrik di atap kanopi Jalur VIII Stasiun Bogor. Pihaknya langsung melakukan pengamanan untuk mencegah risiko terhadap penumpang dan perjalanan kereta.
“KAI Daop 1 Jakarta bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan situasi terkendali serta tidak membahayakan operasional perjalanan kereta api maupun keselamatan penumpang,” ujar Franoto, dalam keterangannya.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan laporan petugas pengatur perjalanan kereta api (PPKA) Bogor, percikan api terlihat muncul dari kabel instalasi listrik di atap kanopi jalur tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, KAI melakukan langsir terhadap Kereta Api 1014 yang berada di Jalur VIII agar menjauh dari sumber percikan. Area jalur tersebut juga langsung disterilkan dari penumpang guna menghindari potensi bahaya.
Franoto menyebut, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PLN, untuk penanganan lebih lanjut.
“Pada pukul 12.57 WIB, percikan api dinyatakan telah padam dan kondisi dinyatakan aman,” kata Franoto.
KAI memastikan insiden tersebut tidak berdampak pada operasional perjalanan kereta. Hingga saat ini, tidak ada keterlambatan maupun pembatalan perjalanan akibat kejadian tersebut.
Pemantauan di lokasi juga masih terus dilakukan serta mengimbau penumpang tetap tenang dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.