Kronologi istri Fiersa Besari ditabrak di Gambir saat hendak liburan

Photo of author

By AdminTekno

Penyanyi Fiersa Besari mengungkap insiden kurang menyenangkan yang baru dialami sang istri, Aqia. Aqia ditabrak sebuah mobil di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, saat hendak pergi liburan.

Fiersa menyampaikan kronologi kejadian melalui sejumlah unggahan di Instagram Story. Dalam unggahan itu, pelantun lagu Waktu yang Salah tersebut juga mengungkapkan kekesalan terhadap sikap penabrak yang seolah menyepelekan insiden itu.

Menurut Fiersa, peristiwa itu terjadi saat Aqia dan sang manajer, Ubay, baru turun dari taksi dan sedang mengambil koper di bagasi belakang mobil. Secara tiba-tiba, sebuah mobil datang dari belakang dan menabrak mereka dengan cukup kencang.

Aqia dan Ubay terhimpit dua mobil. Namun, Ubay dapat melepaskan diri ke samping, sementara Aqia tidak. Sementara itu, saat kejadian, Fiersa sedang menggendong buah hatinya, Kinasih.

“(Aqia) sudah teriak kesakitan, sopir mobil yang tampaknya merasa sudah masuk gigi R, memajukan lagi mobilnya, membuat Aqia semakin tergencet,” tulis Fiersa Besari di Instagram Story.

Setelah keluar dari mobil, baru diketahui bahwa pengemudi mobil yang menabrak Aqia merupakan lansia. Fiersa menduga usianya berada di rentang 60-70 tahun.

Sempat berusaha menahan amarah, emosi Fiersa meledak usai sang pengendara justru seolah meremehkan situasi.

“Ketika sopir keluar, ternyata bapak-bapak yang usianya sekitar 60-70 tahunan (kurang layak berkendara). Reaksi pertama saya adalah marah besar,” ucap Fiersa.

“Tapi lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo. Terus mau kasih 200 ribu untuk damai. Meledaklah saya,” tambahnya.

Penabrak Istri Fiersa Besari Ditilang

Istri Fiersa saat ini sudah mendapatkan perawatan medis. Meskipun tak ada retak atau patah tulang, ia tetap harus melakukan rawat jalan. Rencana liburan mereka pun pupus.

Mengenai kondisi Aqia dikonfirmasi langsung oleh Ubay kepada kumparan.

“(Aqia) tetap harus rawat jalan,” kata Ubay dihubungi kumparan melalui pesan singkat, Minggu (4/12).

Ia kemudian mengatakan bahwa penabrak telah dikenai tilang oleh pihak kepolisian. Meski begitu, pihak Fiersa memilih untuk tidak memperpanjang laporan polisi terkait insiden tersebut.

“Kita tidak memperpanjang laporannya, mengingat usia bapak penabrak sudah tua. Tapi kita tetap mengarahkan pihak kepolisian untuk melakukan tindakan penilangan,” jelas Ubay.

Ubay juga mengungkapkan bahwa permohonan maaf dari penabrak baru disampaikan setelah aparat kepolisian turun tangan.

“Ya (ada permintaan maaf). Itu setelah dinasihati pihak kepolisian baru meminta maaf secara benar,” tandas Ubay.

Leave a Comment