
Kita Tekno Salah satu media asal Vietnam terkejut setelah PSSI mengumumkan sosok baru pelatih Timnas Indonesia.
Baru-baru ini, PSSI resmi mengumumkan nama pelatih asal Inggris, yakni John Herdman.
Nakhoda berusia 50 tahun itu ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Herdman menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi.
Nantinya, ia juga akan bertugas sebagai pelatih kepala Timnas U-23 Indonesia.
Kedatangan Herdman menuai banyak komentar dari sejumlah pihak.
Sorotan juga datang dari salah satu media asal Vietnam yakni Soha.
Akan tetapi, media tersebut tampak terkejut dengan keputusan PSSI.
Menurut mereka, PSSI diperkirakan akan kembali menunjuk pelatih asal Belanda.
John Herdman Datang, Pengamat Lokal: Timnas Indonesia seperti Mendapatkan Permata Tersembunyi
Sebelumnya, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai nakhoda Skuad Garuda untuk menggantikan Shin Tae-yong.
Alasannya sederhana, agar komunikasi dengan pemain keturunan menjadi lebih lancar.
Pasalnya, banyak pemain keturunan di tim Merah-Putih saat ini lahir dan besar di Belanda.
Sayangnya, keputusan tersebut tidak efektif dan berujung kegagalan Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, PSSI disebut-sebut tidak menyerah untuk menggunakan jasa nakhoda asal Negeri Kincir Angin.
Akan tetapi, prediksi media asal Vietnam tersebut meleset.
Kini, Indonesia akan ditangani oleh pelatih asal Inggris.
“Sempat ada anggapan bahwa PSSI akan terus menggunakan pelatih asal Belanda,” tulis Soha dalam laporannya.
“Hal itu dilakukan agar lebih dekat dengan para pemai keturunan.”
Pesan Anggota DPR untuk John Herdman: Indonesia Nggak Cuma Butuh Menang tapi Sistem Kuat, Visi Jangka Panjang dan Konsisten Berkembang!
“Tetapi, ternyata bukan itu yang terjadi,” lanjut media tersebut.
Sejatinya, memang ada satu pelatih asal Belanda yang turut diisukan akan menangani Jay Idzes dkk.
Pelatih tersebut adalah Giovanni van Bronckhorst yang juga legenda Timnas Belanda.
Gio juga sudah bertemu dengan perwakilan PSSI untuk wawancara.
Pelatih berusia 50 tahun itu juga memiliki garis keturuna Indonesia tepatnya dari Maluku.
Akan tetapi, profil tersebut tidak cukup membuatnya terpilih untuk pekerjaan ini.
Ia dianggap tidak memiliki pengalaman yang kuat di dunia sepak bola internasional.
Berbeda dengan Herdman yang sudah berpengalaman mengantarkan Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 lalu.