Jakarta, IDN Times – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang akan membongkar tiang monorel yang membentang di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Menurut dia, pembongkaran tiang monorel itu merupakan langkah tepat. Pasalnya, tiang-tiang itu terbengkalai sekitar 20 tahun bahkan merusak estetika kota.
“Ini langkah yang baik,” ujar Wibi dalam keterangan, Rabu (7/12/2025)
1. Pembongkaran harus melihat waktu 
Meski demikian, Wibi mengingatkan agar Pemprov DKI mengutamakan aspek keamanan dalam proses pembongkaran. Hal itu mencegah munculnya masalah baru seperti gangguan keselamatan dan kemacetan lalu lintas.
Pembongkaran tiang-tiang itu perlu pengaturan secara cermat dan mempertimbangkan waktu pelaksanaan agar tidak menghambat aktivitas masyarakat.
“Faktor keamanan itu penting. Baik untuk pekerja maupun pengguna jalan. Kalau bisa, pembongkaran dilakukan pada malam hari atau jangan pada jam sibuk,” kata politisi Partai NasDem itu.
2. Pramono akan bongkar tiang monorel pekan depan 
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pembongkaran tiang monorel yang telah terbengkalai lebih dari 20 tahun akan segera dilakukan. Pembongkaran dijadwalkan pada minggu ketiga, tepatnya Selasa atau Rabu pekan depan, di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
“Pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” kata Pramono saat meresmikan Pasar Kombongan, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2026).
3. Pramono tak akan tutup jalan 
Pramono menambahkan, proses pembongkaran akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan berarti bagi masyarakat.
“Jadi yang dibongkar tetap dilakukan dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” ucap dia.
Puluhan Tahun Mangkrak, Pramono Bongkar Tiang Monorel Pekan Depan Pramono Ultimatum Adhi Karya Bongkar Monorel Rasuna Sebulan