
Kita Tekno – – Pemerintah Republik Indonesia memberikan apresiasi berupa bonus kepada para atlet peraih medali SEA Games 2025. Bonus itu disalurkan langsung ke rekening para atlet dan pelatih dengan total mencapai Rp 465 miliar.
Pemberian bonus kepada para atlet dilakukan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menerima mereka di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (8/1) sore.
Presiden Prabowo menyerahkan bonus secara simbolis, memberikan buku rekening kepada tiga perwakilan atlet peraih medali SEA Games ke-33. Yakni Edgar Xavier Marvelo (wushu), Basral Graito Hutomo (stakateboard), dan Martina Ayu Pratiwi (triathlon).
“Saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan sebagai pribadi menyampaikan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian atas keberhasilan saudara-saudara sekalian menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” kata Prabowo mengawali sambutannya.
Erick Thohir Irit Bicara Saat Ditanya Soal Bonus SEA Games 2025, Alasannya Baru Ngantor Sehari
Tim Indonesia meraih kesuksesan besar di SEA Games 2025. Pasukan Merah Putih mampu menempati peringkat kedua dalam klasemen medali akhir dengan torehan 91 emas, 111 perak, dan 113 perunggu.
Capaian ini melampaui target yang dibebankan oleh pemerintah. Kemenpora RI sebelumnya mematok target tetap berada di peringkat ketiga dengan minimal meraih 80 emas. Posisi itu melewati edisi sebelumnya di Kamboja pada 2023.
Penerimaan bonus kali ini pun sesuai dengan janji pemerintah. Angka terbesarnya adalah Rp 1 miliar yang diberikan kepada atlet yang meraih medali emas di nomor tunggal. Secara total, pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp 462.250.000.000 untuk bonus atlet SEA Games 2025.
Pesilat Indonesia Tagih Janji Diangkat ASN sejak SEA Games 2023, Zaki Zikrillah Prasong Kembali Raih Emas di Thailand
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, mengatakan jumlah ini sangat luar biasa. Nominal Rp 1 miliar untuk atlet pun yang terbesar sepanjang sejarah SEA Games.
“Total dananya, Rp 465 miliar, 250 juta, ini angka yang luar biasa. Terima kasih bapak. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar Rp 1 miliar, ini terbesar sepanjang sejarah,” ungkap Erick
“Untuk medali perak tunggal Rp 315 juta, dan perunggu tunggal Rp 157 juta. Nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk yang beregunya termasuk pelatih untuk bonusnya,” tambah dia.
PB PASI Siapkan Skuad Elite Menuju Asian Games 2026, Peraih Emas dan Perak SEA Games Otomatis Masuk Pelatnas
Bonus itu, kata Erick Thohir, diberikan secara langsung kepada para atlet dan pelatih melalui transfer. Artinya, tidak ada ke induk cabor terlebih dahulu.
“Untuk memastikan transparansi kami dari Kemenpora RI langsung mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih melalui Bank BRI,” jelas Erick.