
Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Tito Karnavian, mengungkapkan ada 5 desa di Aceh terdampak bencana yang masih belum dialiri listrik.
Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR RI dengan Pemerintah di Aceh, Sabtu (10/1).
Tito menjelaskan, listrik ke desa-desa tersebut terputus akibat tiang-tiang listrik yang roboh saat diterjang banjir.
“Jaringan yang menuju beberapa desa, kecamatan, terutama daerah terpencil, itu tiang-tiangnya roboh. Tiang-tiang itu kan hampir tiap 100 meter tiang roboh. Nah itu yang belum hidup,” kata Tito.
“Nah caranya dibantu oleh genset memang. Pemerintah, BNPB, TNI, Polri bantu dengan genset sehingga hidup. Tapi ada lima desa yang belum sama sekali hidup. Saya lupa datanya,” tambah dia.
Di sisi lain, Tito mengeklaim, kondisi listrik di provinsi lainnya seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat relatif sudah kembali normal.
“Listrik hampir sebagian menyampaikan dari semua kepala daerah ini, di Sumatera Barat hampir semuanya menyatakan sudah oke. Kemudian di Sumatera Utara juga menyampaikan sebagian semuanya hampir semua Bupati, Wali Kota menyatakan listrik on,” ungkapnya.