
bali.jpnn.com, MAKASSAR – Bali United tampil digdaya saat meladeni tuan rumah PSM Makassar pada laga pekan ke-17 Super League 2025-2026.
Bermain di kandang lawan, Stadion BJ Habibie, Pare-pare, Jumat (9/1) malam, Bali United berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2 – 0.
Bali United unggul cepat melalui gol yang dicetak gelandang serang Mirza Mustafic menit ke-1 dan gol telat penyerang sayap Thijmen Goppel menit ke-90 + 4.
PSM Makassar yang berambisi memutus rekor tiga kekalahan beruntun, justru terkapar di kandang sendiri dan kehilangan dua pemainnya karena menerima kartu merah.
Kartu merah diberikan wasit untuk dua pemain PSM Makassar, yakni Syahrul Lasinari menit ke-24 dan Ananda Raehan menit ke-90 + 8.
Berkat kemenangan ini, Bali United naik satu peringkat di papan klasemen Super League 2025-2026 ke posisi ketujuh dengan 27 poin, hasil dari tujuh kali menang, enam kali seri dan empat kali kalah.
PSM Makassar bertahan di peringkat ke-10 dengan 19 poin, hasil dari empat kali menang, tujuh kali seri dan enam kali menang.
Bali United mengawali pertandingan dengan intensitas tinggi sejak menit awal laga.
Setelah kick off dibunyikan wasit Erfan Effendi, Bali United langsung menggebrak.
Penyerang sayap Thijmen Goppel yang berdiri bebas dari kawalan pemain PSM segera memberikan umpan matang ke Mirza Mustafic.
Tanpa banyak gerakan, Mirza Mustafic segera melepaskan tembakan dan menjebol gawang PSM Makassar yang dikawal kiper Reza Arya Pratama.
Tertinggal satu gol sejak menit pertama, membuat pemain PSM Makassar panik.
Mereka bermain kesetanan untuk segera membalas gol Bali United.
Namun, bukannya gol yang didapat, tetapi kartu merah yang diperoleh bek tengah Syahrul Lasinari pada menit ke-24.
Meski bermain dengan 10 pemain, PSM Makassar tak mengurangi daya gedor.
Skuad Pasukan Ramang gencar menciptakan peluang untuk menyamakan gol, tetapi tak berhasil sampai peluit berbunyi tanda babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, pemain PSM dan Bali United kembali bermain agresif. Peluang demi peluang lahir dari kaki pemain kedua tim.
Namun, hingga menit ke-90 tak ada gol yang tercipta.
Suasana baru berubah ketika penyerang sayap Bali United Thijmen Goppel menjebol gawang Reza Arya Pratama menit ke-90 + 4.
Unggul dua gol membuat Bali United bermain dengan percaya diri, berbeda dengan PSM Makassar yang terlihat panik.
Ujungnya pemain PSM Makassar banyak melakukan pelanggaran tak perlu.
PSM Makassar justru bermain dengan sembilan pemain setelah Ananda Raehan diganjar wasit dengan kartu merah pada menit ke 90 + 8.
Pertandingan pun berakhir dengan kekalahan yang dialami PSM Makassar dari tim tamu Bali United dengan skor 0 – 2. (lia/JPNN)