Bentrok usai nobar Persib vs Persija, satu orang luka di Depok

Photo of author

By AdminTekno

jabar.jpnn.com, DEPOK – Bentrok antardua kelompok suporter sepak bola terjadi di Gang Jati, Jalan Raya Muchtar, Kota Depok, pada Minggu (11/1) malam.

Peristiwa tersebut terjadi seusai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang digelar di sebuah kafe di kawasan tersebut.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, sejumlah pemuda terlihat menyalakan petasan dan berlarian di sekitar lokasi kejadian.

Aksi tersebut memicu kegaduhan dan membuat sebagian massa berlarian hingga ke jalan utama serta masuk ke area permukiman warga.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, membenarkan adanya peristiwa bentrok tersebut. Ia menyampaikan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini telah berhasil dikendalikan.

“Iya benar, telah terjadi keributan, tetapi saat ini situasi sudah kondusif,” ujar Fauzan saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (11/1) malam.

Fauzan menjelaskan, keributan bermula saat berlangsungnya nobar pertandingan Persib vs Persija.

Pada momen terjadinya gol, terdengar suara letusan yang diduga berasal dari petasan akibat euforia salah satu kelompok suporter.

“Ketika terjadi gol, terdengar suara letusan yang kemungkinan dipicu euforia. Hal tersebut membuat suporter lawan terpancing emosinya,” jelasnya.

Aparat kepolisian dan pihak terkait sempat berhasil melerai kedua kelompok sehingga kegiatan nobar dapat kembali berlangsung dengan aman hingga pertandingan selesai. Namun, setelah laga berakhir, keributan kembali pecah.

“Setelah pertandingan selesai, salah satu kelompok suporter tidak menerima hasil akhir pertandingan. Mereka meluapkan emosinya dengan menyalakan petasan,” kata Fauzan.

Dalam keributan tersebut, terjadi aksi saling lempar antara massa dan warga sekitar.

Fauzan menyebut, sejumlah warga menyalakan kembang api ke arah massa yang kemudian dibalas dengan lemparan batu ke rumah warga, hingga menyebabkan kaca jendela pecah.

“Terjadi saling lempar. Warga menyalakan kembang api ke arah massa, lalu dibalas dengan lemparan batu ke rumah warga sehingga ada jendela kaca yang pecah,” ungkapnya.

Menurut Fauzan, bentrok tersebut berlangsung sekitar 15 menit sebelum aparat kepolisian berhasil melerai kedua belah pihak. Dalam kejadian itu, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan.

“Ada satu korban yang mengalami luka gores akibat benda tajam. Korban sudah kami bawa ke RSUD Sawangan dan alhamdulillah telah tertangani dengan baik,” ujarnya.

Meski situasi telah dinyatakan kondusif, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih berjaga di sekitar lokasi kejadian hingga Minggu malam guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. (mcr19/mar7/jpnn)

Leave a Comment