
Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Endah Purnama Sari, menyebut Pegunungan Kapur Bantimurung, sebagai titik target pencarian pesawat ATR-400 yang hilang kontak.
Lokasi tersebut berada di kawasan Desa Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan, yang juga dijadikan posko Basarnas untuk mendukung operasi di lapangan.
“Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-Leang, Kabupaten Maros dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi,” ujar Endah dalam keterangannya, Sabtu (17/1).
Selain itu, akan pula dikerahkan helikopter untuk melakukan pencarian lanjutan.
“Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 WITA,” katanya.

Pesawat itu dilaporkan hilang kontak saat akan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Saat laporan diterima, posisi terakhir pesawat berada di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dengan titik koordinat 04°57’08” LS – 119°42’54” BT.
“Kami telah menuju lokasi titik koordinat yang berada di sekitar daerah Leang-Leang sesuai koordinat yang dilaporkan AirNav kepada kami,” kata Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Untuk mendeteksi dan menemukan pesawat ATR 400 tersebut, Basarnas menurunkan sebanyak 60 personel Basarnas dan potensi SAR.