Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, kini resmi mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, menandai babak baru kepemimpinan di wilayah tersebut. Penunjukan ini terjadi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati sebelumnya, Sudewo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait seleksi Calon Perangkat Desa. Peresmian jabatan Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati ini berlangsung pada Rabu (6/1), membawa perubahan signifikan di tengah dinamika pemerintahan daerah.
Proses penunjukan Plt Bupati Pati ini diformalisasi melalui Surat Nomor 131/0000757 yang diterbitkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada tanggal 20 Januari 2026. Keputusan strategis ini mengacu pada radiogram dari Menteri Dalam Negeri serta amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 66 ayat (1) huruf c, yang secara tegas menyatakan bahwa apabila seorang kepala daerah, baik bupati maupun wali kota, berhalangan, maka wakilnya wajib melaksanakan roda pemerintahan di wilayah masing-masing.
Surat keputusan penting tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kepada Risma Ardhi Chandra di Pendapa Kabupaten Pati, disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Segera setelah penyerahan, Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin ini langsung memimpin rapat koordinasi dengan seluruh Forkopimda dan para camat. Tujuannya jelas: memastikan stabilitas dan kelancaran roda pemerintahan di Kabupaten Pati, serta menjamin bahwa pelayanan publik kepada masyarakat tidak terhambat sedikit pun.
Dalam arahannya, Gus Yasin secara tegas menekankan pentingnya pelayanan publik yang berkelanjutan. “Hari ini memimpin rapat dengan Forkopimda dan para camat untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Kalau bisa tambah semangat pelayanan kepada masyarakat karena di Kabupaten Pati saat ini dalam keadaan bencana,” katanya. Penekanan pada semangat pelayanan ini sangat relevan mengingat kondisi Kabupaten Pati yang tengah menghadapi situasi darurat bencana, menuntut respons cepat dan terkoordinasi dari seluruh elemen pemerintahan.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur juga menyerukan pentingnya soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan profesionalitas tinggi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Ia secara khusus berpesan kepada seluruh anggota Forkopimda untuk memberikan dukungan penuh kepada Plt Bupati Pati dalam mengemban amanah berat ini. “Mari kita ingat dan tanamkan pada diri kita, sekarang bersama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita,” tegas Gus Yasin, mengajak semua pihak untuk bersinergi demi kepentingan warga Pati di masa-masa kritis ini.
Menanggapi amanah yang diberikan, Risma Ardhi Chandra, sebagai Plt Bupati Pati, segera menyatakan komitmen utamanya. Ia menegaskan akan langsung memfokuskan perhatian pada penanganan bencana serta upaya pemulihan pascabencana yang sedang melanda wilayahnya. Langkah awal yang akan diambil adalah mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat untuk merumuskan strategi penanganan bencana yang komprehensif dan efektif.
“Alhamdulillah Bapak Gubernur sudah menugaskan beberapa stafnya untuk mendukung kami, karena situasi di Kabupaten Pati sangat berat sekali,” ujar Risma. Ia menambahkan, “Amanah yang saya emban semoga bisa saya laksanakan dengan baik.” Pengakuan atas beratnya tugas tersebut sekaligus menunjukkan keseriusannya dalam memimpin daerah di masa kritis ini, sembari mengharapkan dukungan dari berbagai pihak.
Mengenai dukungan, Chandra tak hanya berharap dari jajaran pemerintahan, tetapi juga meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kabupaten Pati agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal. Ia juga memohon agar masyarakat Pati bersatu dalam doa, memohon agar bencana yang melanda segera berakhir dan aktivitas warga dapat kembali pulih seutuhnya.
Dengan optimisme, Plt Bupati Pati tersebut mengungkapkan harapannya, “Saya akan terus meminta dukungan semua masyarakat Pati supaya situasi dan kondisi Kabupaten Pati bisa berjalan dengan baik, lancar menjadi kabupaten yang maju lagi.” Sebuah visi yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membawa Kabupaten Pati menuju masa depan yang lebih baik dan maju, mengatasi tantangan demi kemajuan bersama.