
Ayah Lula Lahfah, Muhammad Feroz, mengungkap penyebab kematian putrinya pada Jumat (23/1). Lula sebelumnya ditemukan meninggal dunia di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Menurut Feroz, Lula mengembuskan napas terakhirnya karena sakit yang ia derita. Bahkan, riwayat penyakit GERD yang dimiliki Lula sempat membuat selebgram berusia 26 tahun itu menjalani perawatan di RS saat malam Tahun Baru.
“Iya, saya kira sakit. Ya, semua tahulah pas tahun baru dia kan di rumah sakit, pernah (dirawat) di rumah sakit,” ujar Muhammad Feroz kepada wartawan di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1).
Feroz mengungkap Lula dirawat karena GERD-nya kambuh. Selain itu, dokter mendiagnosis ada pembengkakan pada ususnya. Sang ayah pun membenarkan bahwa Lula sering jatuh sakit karena GERD yang kambuh.
“Jadi dia punya GERD, ya, itu sudah sering kambuh terus dia juga ada pembengkakan di usus. Itu yang sering dia keluhin,” ucapnya.
Lula Lahfah Tak Pernah Cerita Kalau Sakit
Meski mengetahui riwayat sakit Lula, Feroz mengakui bahwa keluarga tak pernah mendengar Lula mengeluh sakit.
Ternyata, Lula hanya cerita soal sakit yang ia rasakan kepada teman-temannya.
Dia enggak ngeluh ke keluarga. Dia ngeluhnya sama teman-temannya, teman dekatnya. Dia bilang sakit banget, di bagian kiri itu kenceng. Tapi kita keluarga enggak tahu. Kalau kita tahu mungkin kita suruh dia berobat,” ungkap Muhammad Feroz.
Sebagai ayah, Feroz pun tak tahu mengapa Lula memilih untuk menutup rapat soal sakit yang seriang ia rasakan. Keluarga pun hanya mengetahui Lula sakit bila teman-teman terdekatnya cerita.
“Ya itu aja yang kita sesali. Kenapa dia enggak (cerita), ya, itu mungkin akhirnya dia tahan-tahan. Akhirnya tadi malam itu enggak (tertahankan lagi) mungkin, komplikasi dari situ,” pungkasnya.

Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat 23 Januari 2026 di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Perempuan kelahiran 17 Juli 1999 itu ditemukan meninggal dunia oleh pihak keamanan apartemen. Penemuan itu bermula dari kekhawatiran ART Lula karena Lula tak kunjung keluar dari kamarnya. Hingga pada akhirnya dia meminta tolong pada pihak keamanan setempat untuk membuka paksa pintu kamar Lula.
Jenazah Lula ditemukan sudah tak bernyawa di kamarnya. Menurut hasil identifikasi awal, polisi menduga Lula meninggal karena sakit yang ia derita, merujuk pada obat-obatan dan surat rawat jalan yang ditemukan di apartemen Lula.