Istri ungkap kondisi Lucky Widja sebelum meninggal dunia hingga riwayat penyakit vokalis Element

Photo of author

By AdminTekno

Ringkasan Berita:

  • Istri mengungkap kondisi terakhir vokalis band Element, Lucky Widja, sebelum meninggal dunia.
  • Kesehatan Lucky Widja sempat menurun drastis dan harus dilarikan ke rumah sakit.
  • Lucky Widja telah menjalani cuci darah selama setahun akibat penyakit tuberkulosis ginjal.

Kita Tekno – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air dengan berpulangnya Lucky Widja, sosok vokalis band Element yang dikenal luas. Penyanyi sekaligus aktor berusia 49 tahun ini mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 22.26 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan para penggemar setia.

Sang istri, Aleima Sharuna, membeberkan detail kondisi terakhir Lucky Widja sebelum meninggal dunia. Menurut Sharuna, beberapa hari menjelang kepergiannya, kesehatan Lucky memang telah menunjukkan penurunan drastis, sehingga ia harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Beberapa hari memang sudah enggak enak badan, lalu pagi ke IGD langsung masuk ICU,” ungkap Sharuna dengan nada pilu usai prosesi pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Senin, 26 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

Sharuna turut mengonfirmasi jenis penyakit yang diderita suaminya. Lucky Widja diketahui mengidap tuberkulosis ginjal, sebuah kondisi serius yang menyebabkan kerusakan signifikan pada organ ginjal. “Betul kena tuberkulosis ginjal, TBC tapi merusak ginjal, bukan paru-parunya,” jelas Sharuna, menegaskan bahwa infeksi TBC tersebut secara spesifik menyerang ginjal, bukan paru-paru.

Akibat kerusakan ginjal yang semakin parah, Lucky Widja harus rutin menjalani cuci darah. Prosedur medis vital ini dilakukan dua kali seminggu dan telah menjadi bagian dari perjuangan hidupnya selama satu tahun terakhir. “Terus karena ginjalnya rusak harus cuci darah, seminggu dua kali. Sudah setahun cuci darahnya,” pungkas Sharuna, menggambarkan beratnya penyakit yang dihadapi sang suami.

Momen Haru Pemakaman Lucky Element

Suasana khidmat bercampur duka menyelimuti pemakaman Lucky Widja di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Sejumlah anggota keluarga dan kerabat hadir dengan wajah sembab, mengantar kepergian almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

Di antara para pelayat, sang ibunda menjadi sosok yang paling terpukul. Air mata tak henti mengalir membasahi pipinya sejak awal prosesi hingga peti jenazah perlahan diturunkan ke liang lahat. Kesedihan ibunda Lucky Widja semakin memuncak saat ia melangkah mendekat ke tepi makam, hingga beberapa orang terpaksa menopang tubuhnya agar tidak limbung. Tangisannya kian pecah bahkan saat adzan dikumandangkan untuk almarhum, membuat salah satu anggota keluarga berucap lirih penuh perhatian, “Mama jangan terlalu maju.”

Dengan kondisi nyaris tak berdaya, ibunda menyaksikan putra tercintanya menghadap Sang Pencipta. Diketahui, Lucky Widja dimakamkan tepat di atas pusara sang ayah, menyatukan kembali ikatan keluarga dalam keabadian.

Mewakili keluarga, salah seorang kerabat menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pelayat yang hadir. “Sekali lagi, saya mewakili keluarga Lucky Widja. Marilah Bapak Ibu yang kami hormati, kami selaku keluarga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya mengantarkan ke sini untuk meringankan langkahnya dan memaafkan Mas Lucky semasa hidup dan sakit,” ujarnya. Doa tulus pun dipanjatkan, “Semoga Mas Lucky dilapangkan kuburnya dan khusnul khotimah.”

Tak berselang lama, istri, anak, serta ibunda Lucky Widja secara bergantian menaburkan bunga di atas pusara yang masih basah. Sang ibunda, dengan mata sembab dan hati yang hancur, tampak berusaha mengikhlaskan kepergian putra tercinta, sebuah momen yang menyayat hati bagi semua yang menyaksikan.

(Tribunnews.com/Ifan/Alivio)

Leave a Comment