Ringkasan Berita:
- Sebelum meninggal, vokalis band Element, Lucky Widja sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya saat tampil di panggung terakhir.
- Ia sempat curhat pada teman soal kesehatannya.
- Rasa sakit yang selama ini ia pendam akhirnya tak mampu lagi ditahan di atas panggung.
Kita Tekno Sebelum mengembuskan napas terakhir pada Minggu (25/1/2026) malam, vokalis band Element, Lucky Widja, ternyata sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya saat tampil di panggung terakhir.
Momen tersebut kini menjadi kenangan yang begitu membekas bagi rekan-rekannya di band.
Keluhan mengenai penyakit yang dideritanya itu disampaikan Lucky kepada sesama personel Element.
Pada penampilan penutup tahun, Lucky Widja terlihat berusaha keras menuntaskan penampilannya meski tubuhnya tak lagi prima.
Rasa sakit yang selama ini ia pendam akhirnya tak mampu lagi ditahan di atas panggung.
Apa yang ia rasakan saat itu ia ceritakan kepada rekan-rekannya, meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang menyaksikan langsung.
Keluhan tersebut kini menjadi kenangan pahit yang terus teringat oleh para personel Element.
Lucky diketahui mengalami komplikasi serius akibat penyakit Tuberkulosis (TB) Ginjal yang akhirnya merenggut nyawanya.
Penyakit tersebut telah menyerang sistem perkemihannya sejak tahun 2022.
Dalam sebuah wawancara sebelumnya, Lucky Widja pernah menjelaskan bahwa infeksi yang dialaminya telah merusak ureter hingga kandung kemih.
Kondisi medis tersebut berdampak fatal pada fungsi ginjalnya.
Fungsi ginjal Lucky menurun drastis hingga mencapai stadium 5, dengan kondisi hanya tersisa sekitar 18 persen.
Penurunan fungsi ginjal itu berpengaruh langsung pada kondisi fisiknya secara keseluruhan.
Berat badan Lucky yang sebelumnya berada di kisaran 84 kilogram turun drastis hingga mencapai 64 kilogram.
Meski mengalami perubahan fisik yang signifikan, Lucky dikenal sebagai sosok yang jarang mengeluhkan rasa sakitnya.
Ia lebih memilih memendam penderitaannya dan menjalani berbagai pemeriksaan serta tindakan medis secara mandiri.
Bahkan, ia kerap keluar masuk rumah sakit tanpa banyak bercerita kepada anggota band Element lainnya.
Namun, sikap tertutup itu akhirnya runtuh di panggung terakhirnya.
Dalam acara malam pergantian tahun 2026, Lucky Widja secara tiba-tiba mengungkapkan keluhan mengenai kondisinya.
Ferdy Tahier, rekan sesama vokalis di Element, kemudian membeberkan kejadian yang sebenarnya terjadi saat mereka tampil.
Menurut Ferdy, meski Lucky berusaha tampil profesional, tanda-tanda komplikasi mulai terlihat jelas selama penampilan berlangsung.
Lucky yang biasanya jarang mengeluh mendadak mencurahkan isi hatinya kepada rekan-rekannya.
Ia merasakan tekanan yang tidak biasa pada bagian pernapasan dan dadanya saat berada di atas panggung.
“Sudah setahun, dua tahun ini ginjalnya bermasalah, tapi tiba-tiba dia jadi sesak napas. Terakhir pas manggung tahun baru itu, Lucky bilang. Jadi nyesek,” ungkap Ferdy.
Kalau mau versi lebih emosional, gaya feature musik, atau bernuansa tribute, bilang saja, nanti aku sesuaikan.
Kronologi Malam Terakhir di Rumah Sakit
Kesehatan Lucky drop signifikan setelah momen tahun baru.
Seharusnya, ia menjalani jadwal rutin cuci darah pada hari Jumat (23/1/2026), namun kondisi fisiknya yang melemah membuat jadwal tersebut tertunda.
Upaya medis terus dilakukan hingga ia masuk UGD pada Minggu siang.
Tim dokter sempat melakukan tindakan pompa jantung selama kurang lebih delapan jam sejak pukul 14.00 WIB untuk menyelamatkan nyawanya.
Namun, pada pukul 22.26 WIB, Lucky dinyatakan meninggal dunia.
Kepergiannya di usia 49 tahun dianggap sebagai akhir dari perjalanan panjang melawan sakit yang ia tanggung sendirian selama ini.
Kini, jenazah Lucky telah dimakamkan, meninggalkan duka bagi keluarga besar Element dan industri musik Indonesia yang kehilangan salah satu vokalis ikonik dari era 2000-an.
(TribunNewsmaker.com/ TribunnewsBogor)