Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, secara resmi telah mengikat kontrak dengan raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, pada bursa transfer musim dingin 2025/2026. Kedatangan Paes ke klub ibu kota Belanda ini sontak memunculkan pertanyaan besar mengenai persaingan ketat di posisi penjaga gawang yang akan dihadapinya.
Menurut laporan dari jurnalis sepak bola kenamaan Fabrizio Romano, Maarten Paes akan membela Ajax dengan durasi kontrak selama tiga tahun hingga 2029, melalui skema transfer permanen dari klubnya saat ini, FC Dallas. Proses tes medis kiper berdarah Indonesia ini sedang diatur oleh agennya, SEG Boy Kuijpers, menandakan finalisasi transfer yang semakin dekat.
Meski didatangkan dengan status permanen dan digadang-gadang sebagai aset berharga, kedatangan Paes tidak serta merta menjamin posisinya sebagai kiper utama di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam. Saat ini, tim berjuluk De Godenzonen tersebut memiliki total empat kiper dalam skuad mereka yang siap bersaing.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Transfermarkt, empat penjaga gawang Ajax musim ini meliputi Vitezslav Jaros, Remko Pasveer, Paul Reverson, dan Joeri Heerkens. Dari nama-nama tersebut, Vitezslav Jaros dan Remko Pasveer diprediksi akan menjadi pesaing utama dan terberat bagi Maarten Paes dalam memperebutkan posisi inti.
Vitezslav Jaros, yang berstatus pemain pinjaman dari klub raksasa Premier League Liverpool, saat ini merupakan kiper utama Ajax Amsterdam. Berbekal pengalaman di liga top Inggris dan bahkan pernah meraih gelar juara liga, Jaros jelas bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Musim ini, kiper asal Republik Ceko tersebut telah mencatatkan 22 penampilan, dengan rincian 16 laga di Eredivisie, 5 di Liga Champions Eropa, dan 1 di KNVB Beker. Namun, ada angin segar bagi Paes, sebab Jaros akan kembali ke Liverpool pada musim depan setelah masa peminjamannya berakhir.
Di sisi lain, pesaing kedua Paes adalah kiper senior Remko Pasveer. Penjaga gawang yang memiliki catatan dua penampilan bersama Timnas Belanda ini baru memainkan tujuh pertandingan musim ini dan telah kebobolan 17 gol. Usianya yang tidak lagi muda menjadi salah satu faktor penentu.
Dengan demikian, peluang Maarten Paes untuk menjadi kiper utama Ajax terbuka lebar di musim depan. Hal ini terutama setelah Pasveer dikabarkan akan mengakhiri karier profesionalnya atau pensiun dari dunia sepak bola pada akhir musim ini, serta kembalinya Jaros ke klub asalnya. Kondisi ini bisa menjadi momentum emas bagi Paes untuk membuktikan kualitasnya dan mengamankan posisi di starting XI Ajax.