
Pep Guardiola mengaku sempat panik saat menyaksikan laga Benfica vs Madrid di matchday terakhir fase liga Liga Champions. Laga Benfica vs Madrid yang digelar di Estadio da Luz dimenangi tuan rumah dengan skor 4-2.
Pada laga itu, Benfica cetak gol keempat secara dramatis di menit akhir. Gol dibuat oleh kiper Anatoliy Trubin yang maju saat situasi bola mati.
Pada momen itu, Guardiola mengaku panik. Sebab, jika set piece gagal Madrid bisa bikin gol samakan kedudukan dan Man City terlempar dari posisi delapan yang mengharuskan mereka melalui playoff.
Namun, perintah Mourinho meminta Trubin maju berbuah gol. Benfica menang dengan skor 4-2.
“Kami semua menonton di ruang ganti jadi kami tidak tahu Benfica membutuhkan gol untuk lolos, jadi ketika kiper maju, kami berkata, ‘kenapa kamu maju?’ karena Madrid bisa menyamakan kedudukan dan kami akan turun ke playoff,” ucap Guardiola dikutip ESPN.

“Tapi itu strategi yang bagus bagi Jose Mourinho untuk mencetak gol keempat, kan!,” tambahnya.
Hasil ini bikin Man City lolos langsung karena ada di posisi delapan dengan 15 poin. Sementara, Madrid ada di posisi sembilan klasemen dengan 15 poin dan harus ikut playoff 16 besar.