Mundur dari BEI usai IHSG anjlok, Iman Rachman pernah antar indeks cetak rekor

Photo of author

By AdminTekno

Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri pada Jumat (30/1), usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles hingga dihentikan sementara atau trading halt 2 hari berturut-turut pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1).

IHSG mengalami gejolak beberapa hari ini usai Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara rebalancing indeks di pasar saham Indonesia, hingga otoritas terkait menemukan menjamin mekanisme free float.

Pernyataan pengunduran diri disampaikan Iman bertepatan saat pembukaan perdagangan hari ini di saat IHSG menunjukkan perbaikan dengan menguat 1,77 persen ke level 8.377,92.

“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik. Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman di Gedung BEI.

Profil Iman Rachman

Iman ditetapkan sebagai Direktur Utama BEI sejak Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Selama masa jabatannya tersebut, IHSG sempat menembus cetak rekor tertinggi atau all time high (ATH) di level 9.002,92 pada awal Januari 2026 lalu.

Dikutip dari laman BEI, Iman memulai kariernya sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas (1998-2003), kemudian Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas (2003-2016), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) (2016-2018), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (2018-2019), dan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2019-2020).

Jabatan terakhir Iman sebelum menjabat sebagai Direktur Utama BEI adalah sebagai Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) (2020-2022).

Iman memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran pada tahun 1995 dan Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School pada tahun 1997.

Leave a Comment