Ringkasan Berita:
- Denada mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandung yang ditinggalkannya selama 24 tahun.
- Denada punya alasan saat melepaskan anaknya dirawat oleh orang lain.
- Kini Denada berharap dimaafkan Ressa Rizky Rossano.
Kita Tekno – Berikut ini video viral penyanyi Denada tanpa basa basi menyebut Ressa Rizky Rossano adalah anaknya.
Hal ini terlihat dalam sebuah video yang diunggahnya pada akun Instagram @denadaindonesia, Senin (2/2/2026).
Nampak Denada tampil mengenakan kemeja jeans. Rambutnya diikat ke belakang.
Ia tak mengenakkan perhiasan mencolok. Hanya anting pada kedua telinganya.
Denada tampak tenang dalam memberikan penjelasannya.
Ia bahkan tak basa-basi dan langsung pada inti pernyataan yang ingin disampaikannya.
Dalam video itu seakan membuka titik terang atas keresahan Ressa selama ini.
24 tahun hidup di dunia, Ressa bahkan baru berani untuk mengungkap identitasnya pada publik.
Ia mengaku sebagai anak Denada. Namun sang artis tak kunjung memberikan pengakuannya.
Denada diketahui, hanya memiliki seorang anak perempuan bernama Aisha.
Namun berjalannya waktu, ternyata Denada bukan pertama kalinya memiliki anak.
Ia pernah melahirkan seorang anak lelaki, namun dibesarkan oleh orang lain.
Anak lelaki itu kini menuntut pertanggungjawaban Denada.
24 tahun berlalu, Denada pun akhirnya mengakui bahwa sosok anak lelaki itu adalah darah dagingnya.
“Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya,” kata Denada dengan suara bergetar, dikutip TribunnewsSultra.com dari unggahan Instagram terbarunya, Senin (2/2/2026).
Ia mengakuik bahwa dirinya selama ini tak hidup dengan Ressa.
Namun, dirinya memiliki alasan terkait hal tersebut.
Menurutnya saat itu, ia memiliki permasalahan pada kondisi psikisnya.
“Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa karena Ressa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” tuturnya.
Pengakuan ini sekaligus membenarkan spekulasi yang beredar bahwa Ressa, pemuda berusia 24 tahun asal Banyuwangi tersebut, memang disembunyikan identitasnya selama puluhan tahun.
Denada dengan berbesar hati mengakui hal tersebut sebagai sebuah kekhilafan terbesarnya sebagai seorang ibu.
“Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf,” ucap Denada.
Ia menyadari bahwa memberitahu kebenaran setelah sekian lama adalah hal yang berat bagi sang putra. Namun, ia berharap pintu maaf dari Ressa masih terbuka untuknya.
“Saat ini saya cuma bisa berdoa dan saya hanya bisa berharap semoga Ressa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya,” tambahnya.
Dalam video tersebut, Denada juga memohon ampun kepada mendiang sang ibunda, Emilia Contessa, serta adik-adiknya.
“Saya juga minta maaf kepada almarhum Mama, dan saya juga minta maaf kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan khilaf saya,” pungkas Denada menutup videonya.
Sebagai informasi, nama Ressa Rizky Rossano mencuat ke publik setelah ia melayangkan gugatan terhadap Denada Tambunan ke PN Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak. Ressa yang kini berusia 24 tahun, diketahui dibesarkan oleh kerabat Denada di Banyuwangi.
Meskipun pihak kuasa hukum Denada sebelumnya sempat menyatakan bahwa Denada rutin mengirimkan biaya hidup dan pendidikan, Ressa bersikukuh menuntut pengakuan status yang sah secara hukum dan moral.
Pesan Ressa untuk Denada 
Kepada Denada, Ressa berpesan agar persoalan ini tidak diperpanjang dan berharap ada pengakuan secara terbuka.
“Bu, kan ini masalahnya, biar enggak tambah panjang Resa mintanya ya cepat diakuin,” ujarnya saat jadi narasumber di podcast YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang diunggah pada Senin (26/1/2026).
Ressa juga mempertanyakan perlakuan yang ia terima, terutama saat melihat perhatian Denada terhadap putrinya, Aisyah.
“Kenapa yang sakit dibela sampai sejatuh-jatuhnya. Aku sih enggak iri atau gimana. Cuma lihat dari posisi Aisyah sama Resa sendiri kan berbeda,” ujarnya.
“Kenapa kok Resa ini ya seharusnya jelas sebagai kakaknya Aisyah bisa juga masalah dulu Aisyah sakit bisa juga Resa yang bantuin atau ngejagain. Kenapa Resa kok yang dibuang?” tambahnya.
Hingga kini, persoalan ini masih menjadi sorotan publik, sementara Ressa tetap berharap komunikasi yang baik dapat terjalin dengan Denada tanpa harus melibatkan jalur hukum.
Tak Tuntut Materi
Sebelumnya, Ressa menegaskan dirinya tidak menuntut bantuan materi. Ia menyebut sudah terbiasa bekerja dan berusaha memenuhi kebutuhannya sendiri.
“Masalah uang, Resa enggak minta uang. Resa bisa kerja sendiri, cari uang sendiri,” katanya.
Meskipun berharap diakui oleh Denada, Ressa mengaku ibu Ratih yang telah banyak berjasa untuk hidupnya.
“Kalau enggak ada mama, Ressa bukan apa-apa,” ujar Ressa, menegaskan ikatan emosionalnya dengan Ratih.
Sementara itu, Ratih Puspita Dewi, menggambarkan Ressa sebagai anak yang tumbuh dengan kasih sayang penuh di dalam keluarganya.
Ia merupakan adik Emilia Contessa sekaligus perempuan yang membesarkan Ressa sejak bayi.
Dalam perbincangan tersebut, Ratih menyebut Ressa tidak pernah kekurangan perhatian dan tumbuh menjadi pribadi yang penyayang.
Ia mengaku membesarkan Ressa sejak usia kurang dari 10 hari dan memperlakukannya seperti anak kandung sendiri.
Ratih juga menyebut kedekatannya dengan Ressa begitu kuat hingga sang anak kerap tidur bersamanya hingga usia remaja.
Ia menegaskan, selama ini Ressa dibesarkan tanpa pernah merasa menjadi beban.
Pihak keluarga menyebut, kesedihan Ressa melihat ibunya didatangi orang-orang tak dikenal terkait persoalan cicilan mobil menjadi salah satu pemicu kuat dibukanya jalur hukum.
Sebagai anak, Ressa mengaku tidak tega melihat kondisi tersebut.
Meski demikian, keluarga menegaskan harapan utama tetap pada komunikasi dan penyelesaian secara tertutup serta kekeluargaan, bukan konflik berkepanjangan di ruang publik.(*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid)