
Syuting film ‘Extraction: Tygo’ yang dibintangi oleh Lisa ‘Blackpink’ pada Selasa (3/1) menggunakan Jalan Nelayan Timur, Jakarta Barat, sebagai latar lokasi.
Proses syuting ini disambut antusias warga di sekitar meski harus ada penutupan jalan untuk sementara demi lancarnya pengambilan gambar.
Warga Gang Intan Tenda tampak berbondong-bondong menyaksikan syuting di pinggir gang walaupun tak sepenuhnya terlihat.

Mereka memilih untuk berusaha menikmati keadaan dan menyaksikan proses syuting di tengah mobilitas mereka yang tertahan akibat penutupan jalan sementara.
Petugas Satpol PP nampak menahan warga agar tidak melewati batas gang, termasuk menahan kepala warga yang melongok ke luar.
Warga memahami larangan yang diberikan oleh petugas. Namun saat jeda syuting tiba, mereka berbondong keluar untuk menyaksikan area syuting lebih jelas walau hanya beberapa menit saja.
“Boleh (lihat), tapi kalau lagi pas syuting enggak. Kalau udah break, boleh kita keluar. Boleh nongol gitu tapi enggak lama, paling 5 menit,” kata Lina (52), salah satu warga di Gang Intan Tenda.

Sejumlah warga di Gang Intan Tenda berkumpul untuk mencuri lihat proses syuting sejak pagi hari.
“Jam 06.30-an (warga mulai kumpul di gang),” ucap Lina.
Menurut Lina, proses syuting di lokasi ini mulai disiapkan saat pagi masih gelap. Lalu penutupan akses mulai diberlakukan pada pukul 6 pagi.
“Jam 04.30 juga sudah pada di gang, tapi (warga) masih bisa keluar,” kata Lina.
Penutupan di Jalan Nelayan Timur untuk proses syuting ini menurut Lina telah diinformasikan sejak hari Jumat (30/1). Jalan ini, menurut Lina, akan digunakan proses syuting selama tiga hari.
“Nah, hari ini tanggal 3, tanggal 5, di sini sampai tanggal 7. Selang-seling,” ungkap Lina.
Akhir penutupan akses sendiri, menurut Lina, tentatif antara sampai pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.
Dia menjelaskan, jika proses syuting lancar, pukul 16.00 akses sudah bisa dibuka. Namun, jika ada halangan seperti hujan ditambah dengan beres-beres peralatan, jalan bisa dibuka sekitar pukul 19.00.

Penutupan jalan itu memang sedikit banyak mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Meski begitu, Lina senang ada syuting di area tempat tinggalnya dan menerima pembatasan yang dilakukan.

“Ya senang aja sih, enggak ada efek apa-apa. Emang udah dikasih tahu ya kita harus siap juga di rumah,” kata Lina.
“Kecuali enggak ada konfirmasi kita boleh marah ya. Kan udah dibilangin. Di media, udah TV, udah di itu, ya udah terima aja,” pungkasnya.