Berkarung-karung cacahan uang Rp 50-100 ribu dibuang di TPS liar di Bekasi

Photo of author

By AdminTekno

Tumpukan karung berisi cacahan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kampung Serang Desa Taman Rahayu, RT 02 RW 06, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNas), Bagong Suyoto, mengatakan bahwa penemuan limbah cacahan uang ini terjadi pada pekan lalu.

“Iya betul, jumlahnya banyak berkarung-karung, berada di dalam karung putih,” kata Bagong saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menyampaikan, cacahan tersebut berasal dari limbah uang dengan nilai Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

“Uang kertas dalam bentuk cacahan kecil-kecil ditebar, ada pecahan Rp 100 ribu warna merah, ada Rp 50 ribu warna biru,” ucap dia.

Saat melakukan peninjauan di lokasi, Bagong menduga di sekitar tumpukan cacahan uang juga ditemukan limbah industri domestik atau sludge, serta limbah medis.

Kendati demikian, ia berharap dinas terkait melakukan cek laboratorium dan memastikan siapa pelaku pembuangan limbah cacahan uang.

“(Cacahan) uang asli. Kan mestinya setelah dicacah, terus dimusnahkan pakai insinerator. Jadi enggak boleh sembarangan dibuang, apalagi di TPS liar. Ini melanggar Undang-undang,” tutur dia.

Dinas Lingkungan Hidup Turun Tangan

Sementara itu, Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Iya (limbah) cacahan uang asli,” kata Dedi kepada wartawan.

Dedi menyampaikan bahwa DLH Kabupaten Bekasi bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Gakkum serta Ketua RT setempat telah melakukan peninjauan.

Dari hasil peninjauan, diketahui TPS liar tersebut dimiliki oleh H. Santo yang berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu.

Dedi menyampaikan, tidak ditemukan adanya limbah medis, melainkan plastik kuning yang kerap digunakan untuk menampung limbah medis.

“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge. Namun ditemukan cacahan uang berwarna merah serta plastic bag berwarna kuning (yang biasa digunakan untuk menyimpan limbah medis) namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya bersama KLH tengah berkoordinasi untuk menelusuri asal mula ceceran cacahan uang kertas tersebut

“KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah dan pihak pengangkut dan penghasilnya,” ucap Dedi.

Leave a Comment