
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berkekuatan 6,5 magnitudo yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) dini hari, berjenis megathrust.
“Gempa Pacitan tadi pagi jenis gempa Megathrust, yang tergambar dari mekanisme sumbernya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal,” kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).
Meski begitu, kata Daryono, gempa yang berpusat di Pacitan tersebut tidak sampai menimbulkan tsunami.
“Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika itu terjadi dapat berpotensi tsunami,” ucapnya.

Ia menyampaikan, Pacitan memang sering muncul dalam tsunami historis. Hal ini karena wilayah tersebut berhadapan dengan megathrust Jawa.
Kemudian banyak teluk dan pantai sempit yang menyebabkan amplifikasi gelombang.
“Diduga berada di atas segmen slab landai, sehingga koling subduksi kuat dan Tsunami terjadi pada gempa besar seperti catatan tsunami 1859 & 1840,” lanjutnya.