Pria di Tambora viral disebut gendong mayat, ternyata isinya biawak

Photo of author

By AdminTekno

Warga Krendang Selatan, Tambora, Jakarta Barat, sempat dihebohkan oleh rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria menggendong sesuatu yang disebut menyerupai tubuh manusia. Video yang viral di media sosial itu memicu spekulasi bahwa pria tersebut membawa mayat.

Terkait hal itu Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menegaskan, benda yang digendong pria dalam rekaman CCTV itu bukan jasad manusia, melainkan seekor biawak yang masih hidup.

“Iya, biawaknya itu masih hidup. Karena nggak ada duit, dia jalan kaki (membawa biawaknya). Jadi mampir-mampir di rawa-rawa itu,” kata Arfan saat dikonfirmasi, Minggu (8/2).

Peristiwa dalam video itu diketahui terjadi pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 18.58 WIB di Kampung Krendang Selatan, Gang 2, RT 012/06, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. Pria tersebut tampak menggendong karung besar yang memunculkan dugaan warga bahwa isinya adalah mayat.

Menurut Arfan, pria tersebut diduga mendapatkan biawak dari Pasar Hewan Petojo dan membawanya pulang dengan berjalan kaki menuju kontrakannya di kawasan Tambora.

“Kayaknya Pasar Hewan Petojo sana. Kan ada pasar hewan tuh di Petojo,” ujarnya.

Setelah video itu viral, polisi langsung melakukan penelusuran dan klarifikasi. Petugas mendatangi tempat tinggal pria tersebut dan mencocokkan ciri-ciri pakaian dengan rekaman CCTV.

“Polisi mendatangi tempat kontrakannya untuk klarifikasi. Dia menggunakan baju sesuai dengan yang di video itu. Ya sudah, benar,” jelas Arfan.

Ia menegaskan, pria tersebut tidak dibawa ke kantor polisi karena tidak ditemukan unsur pelanggaran hukum.

“Jadi tidak kita bawa ke Polsek, hanya klarifikasi karena tidak ada pelanggaran juga. Memang dia mau pelihara,” katanya.

Menurut Arfan, pria itu mengaku membawa biawak untuk dipelihara, meski hewan tersebut tergolong berbahaya.

“Dipelihara, mau dipelihara,” ucapnya singkat.

Arfan juga menyebut, ukuran biawak yang dibawa cukup besar sehingga memicu kesalahpahaman warga.

“Besar sekali. Hampir 2 meter, sekitar 1,7 meter,” ujarnya.

Terkait viralnya video tersebut, Arfan menilai kejadian itu murni kesalahpahaman warga.

“Itu hanya asumsi warga yang mengira karung berisi mayat, padahal bukan,” kata Arfan.

Ia menambahkan, tidak ada pembinaan khusus karena tidak ada aturan yang dilanggar.

“Tidak ada. Masa orang bawa ular dibina, lucu sekali. Karena jatuhnya seperti difitnah, padahal dia bukan membawa mayat,” pungkasnya.

Leave a Comment