Pria pakai jaket ojol diciduk polisi di Jaksel, ternyata kurir sabu

Photo of author

By AdminTekno

Polisi mencokok AP (35), seorang kurir yang membawa paket sabu di Mampang, Jakarta Selatan. Saat ditangkap, AP mengenakan jaket ojek online dan diduga akan bertransaksi.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengkonfirmasi penangkapan itu terjadi pada Jumat (13/2) malam.

“Tim lidik Subdit II berhasil melakukan pengungkapan narkotika jenis sabu,” ujar Eko dalam keterangannya, Sabtu (14/2).

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait adanya rencana transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan intensif di lapangan.

Sekitar pukul 21.30 WIB, polisi menyergap AP di lokasi pertama (TKP 1), yakni area parkir SPBU Pertamina, Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Tim melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Angga Pramana (AP), dengan barang bukti 2 bungkus berisikan narkotika jenis sabu,” jelas Eko.

Tak berhenti di situ, petugas langsung melakukan pengembangan. Didapatkan lokasi kedua yang diduga sebagai tempat penyimpanan barang haram tersebut. Mereka menggeledah sebuah kamar kos di Jalan Pesing Koneng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Kemudian tim melakukan penggeledahan di kamar kos tersangka yang beralamat di Jalan Pesing Koneng no. 105 RT 14 RW 08 No. 17 G Kel. Pesing Kec Kebun Jeruk Jakarta Barat dan diamankan 1 bungkus narkotika jenis sabu,” tambah Eko.

Dalam operasi ini, total barang bukti yang disita petugas yaitu 3 bungkus diduga berisi narkotika jenis sabu, 1 unit ponsel merk Infinix warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi B 5897 BNL dan Identitas (KTP) milik tersangka.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Brigjen Eko menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan interogasi mendalam guna membongkar jaringan yang lebih luas.

“Selanjutnya tim melakukan interogasi untuk pengembangan jaringan, melengkapi mindik (Administrasi Penyidikan), dan pemberkasan sidik tuntas,” tutupnya.

Leave a Comment