Jalur Koridor 13 TransJakarta penuh lubang, sopir khawatirkan keselamatan

Photo of author

By AdminTekno

Jalur layang koridor 13 Transjakarta tampak penuh lubang. Kondisi itu terpampang nyata pada Selasa (24/2) siang.

Menurut pantauan kumparan, lubang-lubang itu memenuhi kedua lajur, khususnya pada jalan antara Halte Rawa Barat menuju Halte Pasar Santa hingga Halte CSW.

Beberapa lubang yang dalam sudah ditandai menggunakan cat berwarna putih. Namun, sisanya masih tak ada penanda.

Selain lubang yang masih dalam, ada pula lubang yang sudah ditambal. Selain itu pula, ada jalan yang terasa tidak rata.

Akibat kondisi itu, bus Transjakarta jadi kerap bergoyang atau terasa bergetar. Bunyi-bunyi dari benturan pintu dan kaca terdengar lantang.

Ketidaknyamanan ini pun menjadi perhatian sopir yang ditemui kumparan saat tengah menjajal rute tersebut. Menurutnya, kondisi ini mengkhawatirkan untuk keselamatan penumpang.

“Pecah kaca juga kalau dalam (lubangnya). Bisa pecah kacanya,” ucap dia.

Menurutnya, lubang selalu hilang timbul dari jalur itu. Ia menilai, penyebabnya adalah air hujan yang tak mengalir cepat ke bawah mengikis jalanan itu.

Sopir itu pun menyarankan agar jalanan di jalur layang itu lebih baik dicor.

“Dicor lah biar kuat,” ujarnya.

“Kalau hujan ngambang itu mampet salurannya ke bawah,” tutur dia.

Hal senada disampaikan salah satu penumpang, Bira (25). Bira mengatakan, beberapa kali kaget karena bus tiba-tiba bergoyang karena harus menghindari lubang.

Terlebih, saat bus melewati lubang, suara pintu yang berbenturan terdengar kencang. Getaran juga begitu terasa ke seluruh bagian dalam bus.

“Bikin ngeri sih, sering juga kan lewat situ. Biasanya kerasa sopir tuh ngindarin lubang. Sudah gitu bikin busnya geter banget kalau lewatin lubang sama jalan yang enggak rata,” kata Bira.

Dia berharap, ada perbaikan serius terhadap jalur Koridor 13 Transjakarta. Terlebih, jalur ini khusus untuk bus Transjakarta, tidak bercampur dengan kendaraan lain.

“Yang penting diperbaiki segera biar makin nyaman dan aman,” ucap dia.

Leave a Comment