Kita Tekno – – Sosok Mario Aji menjadi satu pembalap Indonesia yang berkiprah di MotoGP 2026. Dia tampil di Moto2.
Selain Mario Aji, juga ada Veda Ega Pratama yang tampil di Moto3 pada MotoGP 2026 ini.
Pada MotoGP Thailand 2026, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama kompak tampil kuat hingga sesi kualifikasi dari kelas Moto2 dan Moto3 di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (28/2/2026).
Setelah sama-sama lolos langsung ke kualifikasi 2 di latihan pada Jumat (27/2/2026), dua rider Honda Team Asia itu merebut posisi start di tiga baris terdepan alias 9 besar.
Veda Pratama mendapatkan posisi start ke-5 di kelas Moto3 sedangkan Mario Aji mengamankan posisi start ke-9 di kelas Moto3.
“Ini adalah hari spesial lainnya bagi saya dan negara saya karena ini adalah hasil terbaik saya di kualifikasi sejauh ini,” ucap Mario Aji dalam rilis tim Honda Team Asia.
Posisi start terbaik Mario di Moto2 sebelumnya adalah posisi ke-12 yang mana itu membawanya juga untuk raihan terbaik dengan finis kesembilan pada GP Americas tahun lalu.
Momentum bagus awal tahun 2025 tak dapat dijaga Mario karena dia harus menjalani operasi untuk cedera dislokasi bahu yang sering kambuh.
Soal kualifikasi, Mario sebenarnya pernah mencapai posisi lebih baik ketika masih tampil di kelas Moto3 dengan posisi start ke-2 di GP Portugal dan ke-3 di GP Indonesia 2022.
Bedanya, kali ini Mario dapat melesat dalam sesi time attack di trek kering. Mario pun tak jauh dari sang pole sitter dengan selisih 0,259 detik.
“Jaraknya hanya 0,2 detik, yang mana hampir tidak ada apa-apanya,” ucap manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, yang terkesan.
“Start dari posisi kesembilan itu positif dan dia juga meningkatkan waktu lap terbaiknya dalam kondisi yang menuntut, jadi itu adalah pertanda baik lainnya.”
Mario sebenarnya sempat mengalami kendala. Simulasi lombanya dengan berbagai setelan pada latihan bebas terakhir kurang mulus.
Dia kesulitan mencapai ritme 1 menit 35 detik secara konsisten seperti rival-rivalnya. Untungnya, mengganti gaya berkendara memulihkan kecepatannya di kualifikasi.
“Saya pikir saya siap untuk balapan. Pace-nya tidak terpaut jauh dari posisi atas dan posisi saya cukup bagus,” ucap Super Mario.
“Kuncinya adalah tetap tenang, mengatur ban dan pikiran. Balapannya akan panjang dan panas, sulit bagi semuanya, jadi kami harus tampil cerdas.”
Sementara itu, bekal lebih baik didapatkan Veda yang berhasil mengamankan posisi kelima. Dia jadi yang terbaik di antara para debutan pada Moto3 2026.
Veda meraih waktu terbaik 1 menit 40,877 detik pada putaran terakhirnya di kualifikasi. Rocket Boy terpaut 0,789 detik dari pole position.
Profil Mario Aji
Mario merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Ayahnya penguasaha dan ibunya seorang ibu rumah tangga.
Di luar balap motor, Mario juga dikenal hobi bersepeda. Kegiatan ini masih rutin di lakukan di sela-sela padatnya jadwal latihan sebagai pembalap kendaraan roda dua.

Mario Suryo Aji sebenarnya bukan pembalap Indonesia pertama yang tampil di ajang grand prix atau kelas dunia.
Sebelumnya, nama-nama seperti Doni Tata Pradita, Rafid Topan, Dimas Ekky dan Andi Gilang sudah lebih dulu merasakan afmosfer balap motor kelas dunia.
Hanya saja, dari sederet nama ini, tidak satupun yang mampu mengawali lomba baris pertama. Baru Mario yang mengawalinya.
Seperti pembalap lainnya, Mario sudah akrab dengan kuda besi sejak usia 5 tahun.
Hanya saja, pemuda kelahiran Magetan itu tidak mengawalinya dari balap jalan raya. Seperti dilansir dari situs MotoGP, di awal kariernya, Mario justru lebih akrab dengan dunia offroad, yakni motocross.
Di usia 10 tahun, Mario sudah tampil di Kejuaraan Nasional Motocross di Indonesia.
Namun karier motocros Mario tidak bertahan lama. Dia memilih pindah haluan ke balap motor jalan raya pada tahun 2014 demi mengejar cita-citanya menjadi salah seorang pembalap MotoGP.
Bakatnya kemudian dilirik oleh Honda Racing School. Bakatnya terus terasah dan mulai terlihat saat tampil di ajang Thailand Talent Cup 2017.
Setahun kemudian, Mario dipercaya tampil pada ajang Asia Talent Cup Kejuaraan Road Race Asia.
Dia kemudian berhasil merebut kemenangan perdananya di Sepang, Malaysia lewat pertarungan dramatis usai menyalip di tikungan terakhir.
Kariernya terus meningkat. Dia kemudian dipercaya untuk tampil di ajang FIM CEV 2019 kelas Moto3 World Junior Championship.
Sepanjang musim ini, Mario tiga kali finis di 10 besar.
Di tahun yang sama, Mario Aji juga sempat tampil dalam ajang bergengsi lainnya, yakni Red Bull Rookies.
Biografi Mario Aji
Motor
Kalex
Tanggal Lahir
16/03/2004
Tempat Lahir
Magetan, Jawa Timur, Indonesia
Tinggi
173 cm
Berat
72 kg
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com/Bolasport.com)