
Asap hitam membumbung dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuwait, usai rentetan serangan balasan dari Iran, pada Senin (2/3).
Sirene peringatan juga sebelumnya telah terdengar di seluruh kota di Kuwait.
Pihak Kedubes tidak mengumumkan gedung mereka terkena serangan. Namun, mereka mengeluarkan peringatan keamanan yang mengimbau masyarakat untuk menjauh dari wilayah Kedubes.
“Ada ancaman berkelanjutan berupa serangan rudal dan UAV di wilayah Kuwait. Jangan datang ke kedutaan,” kata Kedubes dalam pernyataannya, dikutip dari AFP.
“Berlindunglah di tempat tinggal Anda di lantai terendah yang tersedia dan jauh dari jendela. Jangan keluar rumah. Kedutaan Besar AS menempatkan seluruh personel dalam kondisi berlindung di tempat,” tambahnya.
Kementerian Dalam Negeri Kuwait juga mengaku telah mencegat sejumlah drone yang menargetkan negara itu. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Kuwait menyebutkan, satu orang tewas dan 32 lainnya terluka akibat serangan tersebut.