
Jumlah tentara Amerka Serikat (AS) tewas akibat serangan rudal Iran di Kuwait pada Minggu (28/2), bertambah menjadi 6 orang. Informasi ini diumumkan United States Central Command (CENTCOM) pada Senin (2/3) sore.
Serangan itu menjadi insiden pertama yang menewaskan anggota militer AS dalam konflik antara AS dan Iran.
Dikutip dari CNN, serangan rudal itu menargetkan pusat operasi darurat di Pelabuhan Shuaiba pada Minggu pagi waktu setempat. Shuaiba merupakan pelabuhan utama di wilayah selatan Kuwait.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengkonfirmasi serangan menghantam ‘pusat operasi taktis yang diperkuat’. Ia menyebut ada satu proyektil yang berhasil menembus sistem pertahanan udara.
Prajurit Bertugas di Komando Logistik
Para prajurit AS yang tewas bertugas di Komando Dukungan Logistik Teater ke-1 (1st Theater Sustainment Command/1st TSC), markas independen yang berbasis di Fort Knox, Kentucky.
Komando operasional unit tersebut berada di Camp Arifjan, Kuwait. Unit ini bertugas mengawasi dukungan logistik bagi pasukan gabungan di wilayah operasi CENTCOM.
Militer AS belum merilis identitas keenam prajurit yang tewas karena proses pemberitahuan kepada keluarga masih berlangsung.
