Foto: Citra satelit ungkap dugaan serangan baru di fasilitas nuklir Natanz Iran

Photo of author

By AdminTekno

Sebuah laporan mengejutkan dari Institute for Science and International Security, lembaga kebijakan independen yang berbasis di Washington, pada Senin (2/3) mengungkap adanya dugaan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran. Citra satelit komersial yang baru saja dirilis menunjukkan indikasi kuat serangan tersebut, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan pasca-dimulainya operasi udara oleh Amerika Serikat dan Israel.

Analisis mendalam dari lembaga tersebut, berdasarkan citra yang diproduksi oleh perusahaan satelit Vantor asal Colorado, secara spesifik mengidentifikasi dua titik serangan krusial. Titik-titik ini berada tepat di akses masuk menuju pabrik pengayaan uranium bawah tanah yang sangat sensitif di Natanz Nuclear Facility. Peristiwa ini bukanlah yang pertama bagi Natanz, mengingat fasilitas vital ini sebelumnya juga pernah menjadi sasaran serangan Amerika Serikat pada Juni 2025.

David Albright, pendiri institut dan seorang mantan inspektur nuklir PBB yang sangat dihormati, menegaskan perkiraan waktu serangan terbaru. Berdasarkan tinjauan cermat timnya terhadap citra satelit, ia menyatakan bahwa insiden tersebut kemungkinan besar terjadi antara Minggu (1/3) sore hingga Senin (2/3) pagi waktu setempat.

Laporan detail dari institut tersebut lebih lanjut mengungkapkan skala kerusakan, di mana tiga bangunan vital di kompleks Natanz dilaporkan hancur. Dua dari bangunan yang rusak parah itu berfungsi sebagai pintu masuk personel utama menuju aula bawah tanah, tempat ribuan sentrifugal beroperasi. Mesin-mesin ini krusial dalam proses pengayaan uranium, baik untuk tujuan energi damai maupun, jika dimodifikasi, untuk pengembangan senjata nuklir. Selain itu, satu bangunan lain yang hancur diketahui menutup akses kendaraan menuju lorong bawah tanah, mengindikasikan upaya untuk melumpuhkan infrastruktur logistik fasilitas tersebut.

Leave a Comment